sasamboku

sasamboku

KASN Hambat Lelang Jabatan Pemda Loteng


LOMBOK TENGAH, sasambonews.com. Pemerintahan Kabupaten Loteng hingga kini belum mulai membuka lelang jabatan untuk pengisian jabatan tinggi pratama atau eselon II, sesuai dengan susunan perangkat daerah baru.
Meski Panitia Seleksi (pansel) sudah terbentuk. Namun, itu karena sampai saat ini belum ada rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negeri (KASN) turun tentang proses seleksi lelang Jabatan Tinggi Pratama (JTP) menjadi dasar atau acuan pelaksanaan kegiatan seleksi terbuka. “Kami belum mulai membuka seleksi tersebut, karena masih menunggu rekomendasi dari KASN,” ungkap Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Loteng, H Ansor diruang kerjanya, (10/1).

Tapi tutur Ansor, mudah-mudahan hari ini (kemarin red) rekomendasi itu dikirim. Sehingga bisa menjadi acuan untuk memulai bekerja melaksanakan seleksi terbuka untuk eselon II.

Disatu sisi terang Ansor, sudah banyak pejabat bertanya, soal seleksi tersebut. Namun, mau jawab apa, karena rekomendasi itu belum ada. “Kalau ada, pasti kami akan umumkan,” tuturnya.

Sebaiknya, pejabat bersiap-siap saja, bagi yang mau ikut seleksi terbuka. Selain itu, dalam satu Intansi minimal akan diikuti oleh tiga pelamar. Kalau kurang dari tiga, otomatis kita akan buka lagi atau waktunya akan kita perpanjang. Hingga calon pelamar bagi satu instansi itu minimal tiga pelamar. “Silahkan untuk siap-siap saja,” katanya.

Kemudian, yang akan dilakukan seleksi terbuka ada 27 SKPD, termasuk Asisiten III Sekda Loteng, tiga Stah Ahli dan SKPD lain. Kecuali, beberapa SKPD tidak akan dilakukan lelang jabatan, karena sudah diisi. Seperti, Asisiten I, Asisiten II, Inspektorat, Dinas Dukcapil, Dinas Koperasi, Dinas Penanaman Modal, Perizinan dan Pelayanan Terpadu dan Dinas KB.

Tak hanya itu, Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Loteng juga tidak akan dilakukan lelang jabatan. Kerana, sebelumnya sudah dilakukan lelang jabatan yang diikuti oleh tiga pejabat pemkab Loteng, diantaranya, Lalu Rahadian, Ir Lalu Azhar dan Lalu Inskadar.   “Ketiga pejabat yang ikut itu, tinggal menunggu keputusan Bupati saja,” ujarnya.

Sementara kata Ansor, melihat terlalu banyak SKPD yang akan dilakukan seleksi terbuka. Kemungkinan akan dibentuk 2 tim Pansel. Dimana, dalam satu tim terdiri dari 5 orang, ditambah dengan 6 Asesor, yang bertugas untuk membantu tim pansel dalam menguji Psikologi dan kompetensi pelamar. “Kalau Pansel sudah terbentuk. Tinggal menunggu rekomendasi itu saja,” tungkasnya. |dk


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KASN Hambat Lelang Jabatan Pemda Loteng"

Post a Comment