Pergantian Nama LIA Jangan Ditanggapi Berlebihan

LOMBOK TENGAH, sasambonews.com - Bupati Lombok Tengah, HM.Suhaili FT masyarakat tidak menanggapi penggantian nama Lombok Internasional Airport (LIA) menjadi Mandalika International Airport  (MIA) secara berlebihan. Hal itu untuk menjawab kritikan yang disampaikan Wakil Gubernur NTB, HM.Amin kepada dirinya selaku pihak yang mengusulkan pergantian tersebut.

Menurut Suhaili, usulan pergantian nama LIA ataupun nama fasilitas publik lainnya, merupakan hal biasa. Usulan tersebut  bertujuan agar seluruh warga NTB benar-benar merasa memiliki. Jika Mandalika dianggap identik dengan Lombok Tengah, menurutnya salah besar.

Sebab nama Mandalika merupakan milik seluruh warga NTB.  Buktinya, nama Mandalika seringkali digunakan oleh warga di luar NBT. Contohnya penggunaan nama Mandalika sebagai nama jalan di Kota Mataram dan beberapa daerah lainnya.

Lagipla lanjut Suhaili, nama Mandalika akan lebih mudah dipromosikan dibanding LIA. Sebab tidak hanya menjadi aicon NTB, Mandalika juga sudah dikenal luas di tingkat Internasional.
Adapun usulan tersebut dilontarkannya untuk mengajak masyarakat agar tidak terlalu kaku dalam menyikapi suatu persoalan. Dalam hal ini, masyarakat memiliki kebebasan dalam menentukan nama sesuatu, termasuk LIA yang notabene merupakan milik semua pihak. “Kita sudah merdeka, jangan terpasuk hanya dalam persoalan seperti ini,” kata Suhaili di Pendoponya, Rabu.

Untuk itu, politisi Partai Golkar itu mengajak semua pihak menyikapi persoalan tersebut dengan bijak, bukan malah menunjukkan reaksi berlebihan. “Sebenarnya santai saja. Namanya orang mengusulkan kan boleh saja,” ujarnya. |wis


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pergantian Nama LIA Jangan Ditanggapi Berlebihan"

Post a Comment