Berita NTB
Musrenbangkab, SKPD Paparkan Persoalan Yang Dihadapi
![]() |
| Pembukaan Musrenbang (Photo by Japar) |
Memasuki
hari kedua pelaksanaan Musyawarah perencanaan pembangunan rencana kerja
Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Lombok Tengah yang berlangsung di
Hotel Aerotel Praya kemarin masih melakukan pemaparan oleh masing masing
Koordinator, baik dibidang pembangunan infrastruktur maupun maupun bidang
Aparatur.
L. Firman Wijaya yang dipercayakan menjadi
koordinator bidang pembangunan dan infrastruktur yang juga sebagai Kabid Cipta
Karya di Dinas Pekerjaan Umum dan ESDM dalam pemaparannya
mengatakan,permasalahan bidang infrasruktur
untuk urusan Pekerjaan Umum saat ini masih terdapat ruas jalan Kabupaten
dalam kondisi tidak mantap, kurangnya cakupan dan kualitas pelayanan irigasi
serta kurangnya cakupan pelayanan listrik dan air bersih, begitu juga dengan
urusan perumahan, masih terdapatnya rumah dan bangunan gedung yang tidak
memenuhi syarat standar kesehatan dan dan teknis bangunan,kurangnya cakupan dan
pengelolaan pelayanan persampahan. Disisi lain untuk urusan penataan ruang
belum optimalnya fungsi pengendalian dan penataan ruang, rendahnya partisipasi
masyarakat dalam penataan ruang serta kurangnya regulasi penataan ruang.
Ditambahkan
Firman, untuk urusan Perhubungan, Komunikasi dan Informatika masih kurangnya
ketersediaan sarana prasarana keselamatan jalan, belum optimalnya penataan
jalur dan moda angkutan darat, serta belum optimalnya implementasi pengendalian
pembangunan sarana dan prasarana telekomunikasi. Untuk urusan Lingkungan Hidup
masih belum optimalnya pengendalian terhadap pencemaran dan kerusakan lingkungan,
belum efektifnya pengelolaan dan konservasi sumber daya alam dan lingkungan
hidup, serta masih kurangnya pemahaman masyarakat dan dunia usaha dalam
implementasi pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Sementara itu
untuk urusan energi dan sumber daya mineral, belum optimalnya pemamfaatan
sumber daya air maupun energi baru dan terbarukan lainnya dalam mendukung
pembangunan daerah.
Sementara
itu untuk bidang peningkatan Kapasitas
Pemerintah dimana koordinator yakni Asisten III H.Nursiah S,sos, Msi dalam
pemaparannya mengatakan, untuk urusan Pemerintahan Umum dan Kepegawaian, masih
ditemukannya pelayanan publik belum sesuai dengan kebutuhan masyarakat,
kurangnya disiplin, produktifitas dan etos kerja birokrasi, sistem manajeman
kepegawaian belum optimal, masih adanya praktek penyimpangan yang mengarah pada
penyalah gunaan wewenang, serta belum optimalnya pengelolaan barang milik
daerah untuk mendukung kelancaran tugas dan fungsi SKPD.
Dari
berbagai pemaparan tersebut isu strategis yang dapat di simpulkan yakni, dengan
memperhatikan berbagai permsalahan pembangunan mendasar di Kabupaten Lombok
Tengah yang ditinjau dari pelaksanaan urusan pemerintah, yakni, ganguan
Kantibmas, potensi sumber daya alam yang belum dikelola maksimal, minimnya jiwa
Wira Usaha dan terbatasnya Kesempatan Kerja.
Via
Berita NTB

Posting Komentar