Berita NTB
Lombok Tengah (20/3)-Pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil)
Kabupaten Lombok Tengah kini diliputi rasa was was lantaran plapon kantor
terancam ambruk. Bahkan sebagian plapon dibagian pelayanan pembuatan Akta dan
KK sudah bolong dan jatuh. Beruntung saat jatuh pegawai tidak sedang berkerja.
Pegawai Was was Plafon Terancam Ambruk,
Selain plapon sudah lapuk, kondisi bangunan juga sudah sangat
tua. Sampai saat ini bangunan tersebut belum pernah direhab sekalipun. “Tidak
pernah ada rehab, makanya pegawai saya bekerja dengan penuh was was, takut
nanti tiba tiba plapon ambruk” kata Kepala Dinas Dukcapil H.Darwis di kantornya
kemarin.
Kondisi kantor Dukcapil khususnya disisi timur memang
memprihatinkan. Kantor Dinas Dukcapil sejauh ini memang terbilang cukup kecil
jika dilihat dari beban tugas yang diberikan. Lembaga pimpinan Abah Dos itu
memegang peranan vital dalam hal pengadministrasian penduduk. Setiap harinya
dinas tersebut melayani ratusan bahkan ribuan orang dari berbagai penjuru di
Lombok Tengah, baik yang ingin membuat NIK, KK, akta maupun KTP sementara
bangunan yang dimiliki kecil dan sempit serta pengab hal itulah yang membuat
pelayanan erta kenyamanan yang dilayani kurang refresentatif. “bayangkan
ratusan orang kita layani setiap hari, sementara ruang kerja kita sangat kecil
dan sumpek, sehingga kita sadari jika pelayanan kita kurang nyaman” jelasnya.
H.Darwis mengatakan tahun ini pemerintah daerah sudah
menganggarkan dana sekitar Rp. 500 juta untuk membangun gedung lantai II.
“Mudah mudahan bangunan lantai II itu tidak ada kendala, sudah ada perencanaan
kearah itu” jelasnya.
Dengan bangunan baru nanti, pelayanan kepada
masyarakat akan lebih baik lagi. “Kalau sudah ada bangunan lantai II maka
kenyamanan dan keamanan warga yang akan dilayani bisa terjamin, kalau sekarang
memang kita lihat sendiri kondisinya” ungkapnya
Via
Berita NTB
Posting Komentar