24 C
en

Guru Ngaji Perlu Diperhatikan


LOMBOK TIMUR – (sasambonews). Perhatian pemerintah daerah terhadap guru ngaji terbilang masih kurang. Padahal mereka memiliki andil besar dalam rangka memperkuat keimanan dan ketakwaan umat manusia. Rata rata para guru ngaji itu adalah tenaga sukarelawan tanpa digaji atau diupah. Mereka hanya menharapkan keridhoan Allah terhadap apa yang dilakukannya.

 Sebut saja Sahitun 59 tahun salah seorang relawan guru ngaji yang ada di dusun Ambengan Desa Labuhanhaji Kecamatan Labuhanhaji Kabupaten Lombok Timur, saat ditemui wartawan AN beberapa waktu lalu di kediamannya sempat mengeluarkan Curahan Isi Hatinya (Curhat) soal tidak adanya perhatian pemerintah untuk dapat menopang Kegiatan yang digelutinya sebagai guru ngaji terlebih terhadap keperluan ekonominya.

Keluhan demi keluhan terus disampaikan oleh Sahitun kepada wartawan media ini, pasalnya, kurang lebih hampir Sepuluh tahun ini dirinya beraktifitas sebagai guru ngaji di Dusun Ambengan baik dari tingkat anak – anak sampai pengajian untuk pemuda dan orang tua. dirinya tidak perna mendapat yang namanya perhatian ataupun bantuan dari pemerintah. "Pada dasarnya kami selaku guru ngaji ini kalau memang ada dari pemerintah bantuan untuk itu, kami sangat bersyukur. Karena bagaimanapun juga bantuan ataupun perhatian dari pemerintah itu sangat kami butuhkan, paling tidak dengan adanya perhatian tersebut kami akan bisa memenuhi kebutuhan anak didik seperti pengadaan Al-Qur'an baru
maupun Tikar sebagai alas penunjang proses belajar mengajar mengaji" ungkapnya.

Perlu diketahui, selama ini saya selaku guru ngaji dan beberapa guru ngaji yang ada di Dusun Ambengan Labuhanhaji Kabupaten Lombok Timur ini, untuk dapat memenuhi aktifitas belajar mengaji rata-rata kami masih mengharapkan rasa iba dari masyarakat/orang tua anak didik yang ingin menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu kami, baik itu untuk pembayaran rekening penerang seperti lampu listrik, maupun Tikar dan Al-Qur'an.

"Red" Kendati di bidang pemerintahan dan instansi-instansi terkait terdapat banyak post bantuan anggaran, akan tetapi bantuan-bantuan yang di postkan oleh pemerintah tersebut tidak akan berlaku bagi para guru ngaji yang tidak memiliki izin TPQ, sementara di NTB terutama di Lotim masih banyak terdapat relawan guru-guru ngaji yang tumbuh secara alami didesa dan dusun-dusun dan bahkan mereka bisa memiliki anak
didik hingga mencapai puluhan anak didik. (Ar)

Older Posts
Newer Posts

Post a Comment

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4