Cabai Sulawesi Banjiri Loteng, Tekan Harga Cabai Setinggi Langit
Lombok Tengah, SN - Untuk menekan tingginya harga cabai di Lombok Tengah. pemkab Loteng meninpor cabai rawit dari luar daerah. Kali ini cabai dari Sulawesi Selatan didatangkan. Dengan inpor cabai oni diharapkan harha cabai akan turin.
Sebelumnya hafga xabai di Lombok Tengah tembus angka 200 ribu rupiah perkilonya. Angla ino yertinggi dalam sejarah. Untuk itu guna menekan harga cabai, pemda Lombok Tengah mendatangkan cabai dari luar. Cabai Sulsel itu diangkut melalui pesawat kargo. Kedatangan cabai disambut Wakil Bupati Lomnok Tengah H Nursiah di BIL kemarin.
Kedatangan cabai Sulsel itu mendapat pengawalan ketat dari satgaa pangan Polres Lombok Tengah.
Sebanyak satu ton cabai rawit merah didatangkan dari Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, dan tiba di Lombok untuk selanjutnya didistribusikan ke pasar-pasar di wilayah Lombok Tengah.
Kasat Reskrim AKP Punguan Hutahaean menyampaikan langkah ini merupakan bentuk kebijakan pemerintah dalam menekan lonjakan harga cabai rawit merah yang belakangan mengalami kenaikan signifikan di pasaran.
"Melalui fasilitasi distribusi oleh Bapanas, harga jual kepada konsumen ditetapkan berkisar antara Rp68.000 hingga Rp73.000 per kilogram," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pihaknya bersama Satgas akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan dan tidak terjadi penyimpangan di lapangan.
“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Lombok Tengah. Kami akan terus melakukan monitoring di tingkat distributor maupun pasar guna mencegah adanya penimbunan atau permainan harga yang dapat merugikan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, khususnya selama Ramadhan hingga menjelang lebaran.

Posting Komentar