Ritel Moderen Membandel, DPRD Nilai Pemda Setengah Hati
Lombok Tengah SN - Masih adanya ritel moderen yang beroperasi di dekat pasar tradisional menunjukkan sikap pembangkangan daei aturan pemerintah, sayang pemda Lombok Tengah malah membiarkan ritel moderen seperti alfamart dan Indomart itu tanp PANa ada tindakan regas,hal itu dikurtik oleh kalangan DPRD.
Fraksi Amanat Perjuangan Rakyat (Ampera) DPRD Lombok Tengah (Loteng) mengkritik sikap Pemerintah Kabupatan (Pemkab) Loteng yang dinilai setengah hati dalam menjalankan kebijakan penertiban retail modern. Menyusul masih beroperasinya gerai retail modern yang sebelumnya sudah diminta untuk ditutup tersebut. Di satu sisi, Pemkab Loteng justru tidak melakukan tindakan apapun terhadap retail modern yang membandel.
Dalam rapat paripurna DPRD Loteng dengan agenda penyampaian pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Loteng terjadap Laporan Pertanggungjawaban pelaksaan APBD Loteng 2025, ia menegaskan kalau Perda No. 7/2021 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Swalayan sudah dengan sangat jelas mengatur keberadaan retail modern di daerah ini.

Posting Komentar