Demokrat Pertanyakan Penanganan Kampung Adat Sade Pasca Kebakaran
Poto diambil dari CNBC Indonesia.
Lombok Tengah, SN - Pasca kebakaran, kampung adat Sade Desa Rambitan Kecamatan Pujut bebeapa waktu lalu, hingga saat ini belum jelas konsep penanganannya. Hal itu dipertanyakan Fraksi Nasdem saat sidang paripurna DPRD Lombok Tengah kemarin. Menanggapi hal itu Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri mengatakan, berkaitan dengan musibah di desa adat sade beberapa waktu lalu, pemerintah daerah tentunya menyampaikan duka dan rasa empati yang mendalam. pemerintah daerah melalui perangkat daerah terkait telah bergerak cepat bersama seluruh elemen guna melakukan upaya penanganan. penanganan darurat melalui pos belanja tidak terduga oleh perangkat daerah terkait dinas sosial, dinas pupr, badan kesatuan bangsa dan politik berkoordinasi dengan badan penanggulangan bencana daerah.
Untuk rekonstruksi fisik bangunan dusun adat sade kata Bupati, pemerintah daerah kabupaten lombok tengah telah melakukan konsultasi, koordinasi dan kolaborasi dengan beberapa kementerian di pemerintah pusat, pemerintah propinsi, bumn/bumd, serta dengan berbagai lembaga serta perusahaan swasta dalam menangani terbakarnya dusun adat sade dengan skema pembangunan untuk fasilitas layanan umum (Masjid, Museum, Sekenem dan Toilet) oleh lembaga dan dari CSR BUMN/BUMD, swasta dan sedangkan untuk pembangunan rumah adat dari Kementerian Kebudayaan RI yang di anggarkan dari abt tahun 2026 serta dari hasil donasi yang terkumpul dengan mempertahankan keaslian nilai tradisi, adat budaya yang lebih mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan masyarakat dengan target penyelesaian sebelum event Noto GP pada tanggal 9-11 oktober 2026.
Untuk kebutuhan modal dan biaya hidup para masyarakat terdampak kebakaran telah di alokasikan juga melalui donasi antara lain dari kementerian sosial ri, bank btn dan bantuan alat tenun dari kementerian pariwisata ri.
Bupati menambahkan, pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata kabupaten Lombok Tengah bersama Politekpar dan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB serta Kementerian Pariwisata RI telah menyusun skema pemulihan sosial/ekonomi bagi para pelaku pariwisata yang di dusun adat sade dengan melakukan upaya antara lain : pemberian bantuan alat tenun, pelatihan tata kelola, pembuatan paket virtual tour, penyediaan booth khusus di event motogp bagi para penenun dan pelaku seni pertunjukan.

Posting Komentar