Koruptor Tak Dapat Remisi Lebaran


LOMBOK TENGAH, sasambonews.com,- Dari 375 warga binaan, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Praya mengusulkan 136 narapidana warga binaannya untuk mendapatkan remisi atau pengurangan sebagian masa tahanan di hari raya Idul Fitri 1438 Hijriah tahun 2017 ini dari 375 warga bina. “Nama-namanya sudah kami kirim ke KemenkumHAM melalui KemenkumHAM Provinsi NTB. Dan mudah-mudahan H-2 kami sudah bisa terima SK nya,” kata Kepala Rutan Dr Lalu Jumaidi, SH.MH, Rabu (14/6).

Sementara, penentuannya merupakan kewenangan Kementerian Hukum dan HAM RI. Tapi, nama-nama yang diusulkan itu, semuanya sudah memenuhi persyaratan. Dan rajin mengikuti program pembinaan di Rutan. “Kami berharap mudah-mudahan semua usulan disetujui,” harapnya.

Dijelaskan, besaran remisi yang diberikan kepada warga binaan mulai dari 15 hari sebanyak 52 orang, 1 bulan sebanyak 79 orang dan 1 bulan 15 hari sebanyak 5 orang. “Dari jumlah yang diusulkan, sebanyak 7 orang perumpuan yang dapat remisi tahun ini dari 22 orang perempuan warga binaan yang ada di Rutan Praya,” terangnya.

Sementara, ia memastikan untuk tahun ini tidak narapidana yang tersangkut perkara tindak pidana korupsi (Koruptor) mendapat remisi. Karena, mereka semua belum memenuhi syarat, salah satunya belum membayar denda dan ganti rugi. Bila meraka sudah membayar denda dan ganti rugi, pasti pihaknya akan ajukan remisi. “Jumlah narapidana koruptor sebanyak 6 orang, termasuk 3 orang pindahan dari LP Mataram,” pungkasnya. |dk


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Koruptor Tak Dapat Remisi Lebaran"

Post a Comment