sasamboku

sasamboku
HUT Loteng Pertama Dalam Sejarah  Dihadiri Gubernur

HUT Loteng Pertama Dalam Sejarah Dihadiri Gubernur

Lombok Tengah, sasambonews.com- Kebahagiaan masyarakat Lombok Tengah di Hari Ulang Tahunnya ke 73 bertambah setelah Gubernur NTB hadir pada apel HUT Kabupaten Lombok Tengah yang ke 73 Senin 15 Oktober 2018.

Sebelumnya sejak ditetapkan hari lahir Kabupaten Lombok Tengah 2012 lalu, Gubernur NTB tidak pernah hadir. Wakil Gubernur, Sekda dan Para Asisten Sekda Provinsi NTB secara bergiliran mewakili Gubernur.

Bupati Lombok Tengah mengatakan untuk pertama kali dalam sejarah HUT Loteng baru kali ini dihadiri oleh Gubernur. "Ini sangat membanggakan kami" kata Bupati saat menjadi Inspektur upacara HUT Lombok Tengah.

Sementara itu Gubernur NTB Zulkiflimansyah mengatakan kehadirannnya ke Lombok Tengah pada perayaan HUT Loteng untuk memenuhi undangan dari sahabatnya. "Saya datang atas undangan teman dan sahabat saya ini, Kang Uhel sudah sangat lama saya kenal" ungkapnya.

Menurutnya, silaturahmi harus tetap diperkuat. "Baru saja kita selesai pilkada dan dan kita berkompetisi namun jangan sampai hubungan silaturahmi kita semakin jauh. Pilihan boleh beda tapi jangan sampai kita terpecah belah" ungkapnya. Am
Read More
Kuasa Allah, Tsunami Lompati Masjid Patoloan Palu

Kuasa Allah, Tsunami Lompati Masjid Patoloan Palu

PALU, sasambonews.com – Deretan peristiwa menakjubkan sebagai tanda kuasa Allah terjadi saat gempa dan tsunami menimpa Kota Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9/2018) lalu salah satunya adalah mukzizat tetap kokoh berdiri salah satu Masjid saat tsunami berlangsung beberapa waktu lalu.
Air Tsunami terasa enggan masuk kedalam Masjid dan hanya mengitarinya. Air Tsunami tersebut hanya melompati masjid tersebut.
Masjid ini tetap berdiri kokoh meski diterjang tsunami sementara bangunan sekelilingnya rata dengan tanah
Seperti yang dikutip Repelita, Musibah tersebut telah meruntuhkan ribuan rumah serta menewaskan ribuan jiwa. Kendati demikian, kondisi Masjid Jami Pantoloan yang berada di pinggiran Kota Palu tetap berdiri kokoh meski dihajar gelombang tsunami.
Ismail (49) seorang saksi mata mengatakan bahwa gelombang tsunami tidak memukuli rumah ibadah, tempat ia biasa melakukan sholat lima hari.
Dia mengaku kaget, gelombang tinggi tsunami seakan enggan menghancurkan Masjid Jami Pantoloan. Tsunami hanya 'terbang' di atas kubah masjid.
Padahal masjid hanya berjarak 50 meter dari bibir pantai. Sementara itu, kondisi penghuni dan pohon di masjid dikelilingi oleh gelombang tsunami.
"Pada saat terjadi tsunami di dalam masjid, cukup besar meninggi sekitar 12 meter lebih tinggi air melewati masjid," kata Ismail menceritakan dengan antusias kepada JawaPos.com di Masjid Jami Pantoloan, Kelurahan Pantoloan, Palu Utara, Sabtu (13/10/2018) .

Ketika muadzin menyerukan adzan untuk memanggil orang-orang untuk melakukan sholat maghrib, penduduk terkejut oleh gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR). Banyak orang tersebar untuk menyelamatkan diri dari guncangan keras.
Bak berkarpet, Ismail mengaku dia tidak bisa berdiri ketika gempa berkekuatan besar mengguncang wilayah Sulteng. Namun beberapa jamaah yang berada di Jami Pantoan Jami masih berniat melakukan sholat maghrib.
Ketika lafadz 'Hayya Alas Sholah' dimakamkan, tiba-tiba gelombang air laut naik, menimpa orang-orang di depannya kecuali Masjid Jami Pantoloan.
"Tidak terpecah, dia bergelombang di atap masjid," kata Ismail.
Air seakan enggan masuk mengotori lantai masjid dengan lumpur saat tsunami terjadi
Masjid yang dicat hijau tampaknya berada di bawah tsunami, tidak ada pecahan kaca yang terlihat menempel di dinding masjid. Namun hanya pagar masjid yang terlihat hancur oleh laut.
"Setelah surut baru telah memasuki masjid, tetapi tidak cukup penuh untuk masuk. Sekitar satu kaki di bawah lutut, "Ismail mengakui.
Sementara itu, saksi mata lainnya, Muhammad Alif Firmansyah, 18, menceritakan bagaimana guncangan hebat gempa bumi dan tsunami telah menghancurkan wilayah Sulteng. Alif kaget tiba-tiba desanya dipecat 7,4 SR gempa. Saat itu, lanjut Alif, banyak warga jatuh ke punggung gempa.
"Ketika gempa terjadi sampai jatuh," kata Alif.
Segera, tiba-tiba gelombang air laut naik menyapu semua tanah. Dia mengaku sebagai gelombang tsunami saat melewati Masjid Jami Pantoloan.
Penduduk desa tersebar sebagai dzikir sebagai Sang Pencipta. "Ketika tsunami terpecah, airnya terbelah, air melompati masjid," Alif mengingat kembali kejadian tegang itu.
Alif terkejut dan kagum bahwa rumah Muslim di rumah itu berdiri teguh meski tsunami. "Sebenarnya, jika tidak ada masjid, semua rumah hanyut," katanya.
Setelah gempa dan tsunami, Alif melanjutkan, banyak relawan yang menyumbangkan bantuan untuk masjid. "Banyak orang yang melihat masjid ini kagum, banyak orang memberikan bantuan seperti karpet, generator dan bantuan lainnya," tutupnya.Rep

Read More
INOVASI Ajarkan Guru Kesadaran Fonologis Bagi Siswa Inklusi

INOVASI Ajarkan Guru Kesadaran Fonologis Bagi Siswa Inklusi

Kesadaran fonologi adalah kemampuan anak dalam mendeteksi dan memanipulasi bunyi. Kesadaran fonologi terlihat ketika anak dapat mendeteksi level kata, suku kata dan onsetrime. Kesadaran fonemik merupakan bagian dari kesadaran fonologi tergambar ketika anak dapat memanipulasi bunyi seperti memisahkan, menggantikan, mengabungkan, membagikan dan menghilangkan bunyi pada kata.

Pendengaran anak yang baik sangat penting dalam perkembangan bicara, berbahasa, dan keterampilan kognitif. Untuk anak-anak dengan gangguan pendengaran, belajar membaca lebih sulit karena mereka tidak dapat mendengar kata-kata. Selain itu, banyak anak-anak tuna rungu memiliki pengetahuan memadai tentang kosakata dan tata bahasa yang digunakan dalam bahan cetak, sehingga lebih sulit bagi mereka untuk memprediksi makna kata. Orang-orang berspekulasi bahwa kemampuan membaca orang tuna rungu terhambat akibat masalah pengolahan fonologi.

Pada awal masa bayi, pendengaran memainkan peran penting dalam memberikan dasar untuk keterampilan berbicara, bahasa, dan komunikasi. Bayi manusia biasanya lahir ke dunia dan siap untuk memproses suara di sekitar mereka, belajar bicara dan bahasa melalui pengalaman pendengaran mereka. Secara bertahap mereka menemukan makna dan struktur kata, dan akhirnya, mempelajari bagaimana membentuk kata-kata dan kalimat.

Fasda SETARA Sri Ida mengatakanTujuan kegiatan pelatihan Fonoligis bagi guru adalah seorang guru mampu mengidentifikasi kegiatan kesadaran fonologis yang mendukung membaca permulaan dan mendesain kegiatan kesadaran fonologis yang mendukung membaca permulaan.

Sementara itu Sani S.Pd Guru SDN Pajangan Kecamatan Batukliang mengatakan pelatihan yang dilakukan oleh INOVASI memberi banyak pengalaman dan pengetahuan dalam pengembangan pembelajaran. Salah satu yang diperoleh adalah kesadaran Fonologi. Yakni bagaiamana teknik mengajar bagi siswa inklusi agar mereka cepat faham.

Menurutnya, setiap materi atau metode pembelajaran pasti ada sisi kelemahan dan kelebihannya. Namun baginya kelebihan yang dirasakan dari sistim pembelajaran kesadaran fonologi adalah anak anak dengan mudah dan cepat mengetahui dan menguasai materi yang diajarkan. "Harapan kita agar sekolah sekolah dapat mempersiapkan fasilitas pendukung untuk anak anak inklusi itu" jelasnya. Am

Read More