Ini Riwayat Hidup Praka Anumerta Dedi Hamdani

Ini Riwayat Hidup Praka Anumerta Dedi Hamdani

Lombok Tengah,  SN - Jenazah Praka anumerta Dedi Hamdani tiba di Bandara Internasional Lombok pukul 15.20 Wita, Minggu 24 Januari 2021 dengan Pesawat Batik ID- 6658.

Praka Dedi merupakan prajurit TNI-AD yang gugur dalam baku tembak Kelompok Sparatis Bersenjata (KSB) saat bertugas di Kodim 1702/Jaya Wijaya Timika Papua.


Jenazah Praka anumerta Dedi disambut, Kasrem 162/WB Kolonel Arm Made Kariawan, Kasi Pers rem 162/ WB Kolonel Caj Rudi Priyanto, Kapolres Loteng AKBP Esty Setyo Nugroho, Danramil 1620-07/Batukliang Kapten Chb Heri Susanto dan Pasiter Kodim 1620/Loteng Kapten AA Gde Rai Budiana dengan upacara resmi militer.

Seusai upacara penyambutan, sekitar pukul 15.56 Wita, Jenazah Praka Anumerta dibawa menuju rumah duka di Dusun Bagek Dewe Desa Pelambik, Praya Barat Daya menggunakan Mobil Ambulance

Bank Mandiri Syariah dikawal Mobil Foreder Denpom IX/2 Mataram.

Setibanya di rumah duka, Praka Anumerta Dedi Hamdani langsung dibawa ke TPU Desa Pelambik dilaksanakan upacara militer. 

Inspektur upacara pemakaman militer dalam hal ini, Dandim 1620/Loteng, Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan mengatakan, dalam suasana duka melaksanakan upacara pemakaman militer Almarhum Praka Anumerta Dedi Hamdani yang telah meninggal pada hari jumat tanggal 22 januari 2021 pukul 11.30 WIT di Rumah Sakit umum Daerah Timika karena gugur dalam kontak tembak dengan KKSB OPM di Kampung Titigi Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya Papua.

"Upacara kebesaran ini diselengarakan sebagai penghormatan dan penghargaan Bangsa dan Negara atas jasa jasa dan pengabdian Almarhum semasa hidupnya," kata Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan.

Tangkas mengatakan, seluruh prajurit TNI merasakan duka yang mendalam atas kepergian Almarhum, pada kesempatan ini  selaku Inspektur upacara menyatakan bela sungkawa yang sedalam dalamnya, serta memberikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada almarhum, serta memanjatkan Doa semoga Tuhan yang Maha Esa senantiasa memberikan ketabahan, kesabaran, bagi keluarga yang ditinggalkan 

"Marilah kita semua berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Semoga Almarhum mendapat tempat dan diterima di SisiNYa sesuai dengan amal ibadahnya amin," pinta Dandim seraya meminta semua yang hadir ikut berdoa.

Untuk diketahui, pemakaman Almarhum Praka Dedi berlangsung pukul 17.40 Wita secara militer selesai aman dan lancar sesuai Protokol kesehatan Covid 19.

Praka Anumerta Dedi Hamdani NRP 31100024010995 meninggal dunia saat terjadi kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata di Distrik Hitadipa Kab. Intan Jaya Papua pada hari Jumat 22 Januari 2021.

Pihak Keluarga Praka Dedi sudah mengikhlaskan kepergiannya yang gugur Gugur di medan operasi dalam melaksanakan tugas Negara demi NKRI.

RIWAYAT HIDUP SINGKAT

1. NAMA : Dedi Hamdani

- Pangkat : Prajurit kepala Anumerta 

- NRP : 31160624010995

Jabatan : Taban Cuk-1 RU-3 Ton Morse Kibant, Kesatuan: Yonif Raider R-408/Suhrastha Dam IV/DIP. 

Praka Dedi telah mengenyam pendidikan 

1) SD Lulus Tahun 2008

2) MTs Lulus Tahun  2011

3) SMA Lulus Tahun 2014

dan langsung masuk MILITER secata Milsuk tahun 2017.

Praka Dedi dilahirkan Desa Pelambik Kecamatan Praya Barat Daya Loteng, tanggal 30 September 1995. Praka Dedi merupakan Anak pertama dari 2 bersaudara dari Bapak Muhdin dan Sarmiati.

Praka Dedi disematkan tanda jasa "Satya Lencana Wira Dharma".

Read More
Kenaikan Pangkat Luar Biasa Diterima Dedi Hamdani

Kenaikan Pangkat Luar Biasa Diterima Dedi Hamdani

Lombok Tengah, SN - Panglima TNI menganugerahkan kenaikan pangkat luar biasa satu tingkat dari pangkat dasar dari Pratu menjadi Praka. Selain itu Almarhum disebut anumerta karena meninggalkan dalam menjalankan tugas negara.


Penganugerahan Pangkat Kehormatan diberikan oleh Panglima TNI yang dibacakan oleh inspektur upacara. 

Sebelumnya Praka Anumerta Dedi Hamdani gugur dalam baku tembak antara kelompok separatis bersenjata pimpinan Yosua Waker Komandan Lapangan pada hari Jumat 22/1 di Pos Titigi Intan jaya Papua. 

Menurut Keterangan Kepala Penerangan  TNI di Papua, Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) menyerbu Pos Titigi Intan Jaya sekitar Jam 05.00 WIT. Pada saat penyerangan Pasukan TNI Serdang sholat subuh. Satu orang tewas atas nama Rio. Pasukan langsung melakukan pengejaran dan dalam baku tembak itu Praka Dedi Gugur sebagai kusuma bangsa setelah terhembus peluru dari pantat hingga dadanya. 

Usai terjadi kontak senjata KSB melalui The TPNPB News membuat release. Berikut Releasenya.

The TPNPB NEWS: Serangan Pagi TPNPB Di Pos TNI Titigi Tiga Anggota TNI Tertembak.

Intan Jaya  22/01/2020. Serangan yang terjadi di pos titigi intan jaya, terjadi pada hari ini, hari jumat pukul 05:00-10:15 selesai.

Dalam kontak senjata itu TPNPB kami tidak ada yang korban maupun luka-luka, namun  anggota TNI tiga orang yang kami tembak di pos TNI titigi itu.

Laporan tersebut di laporkan oleh Yosua Waker yang pimpin serang di pos TNI titigi melalui  telpon seluler kapada awak media The TPNPB NEWS.

Lanjut kata yosua kami tetap siap siaga bagaimana jaga kemungkinan anggota TNI mengejar kami dan kami juga untuk lawan.

Penanggung jawab

Yosua waker

Komandan lapangan

__________________________

Komandan operasi kodap VIII intan jaya

Gusby wajer

________________________________

Panglima Kodap VIII Intan Jaya 

Brijend Sabinus Waker

______________________________

Komandan Operasi Nasional Tentara Pembebasan Nasional papua Barat (TPNPB)

Mayjend Lekagak Telnggen

________________________________

Panglima Tinggi Komanda Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Jendral Goliat Tabuni

__________________________________

Crew The TPNPB NEWS.

Read More
Letupan Senjata Warnai Pemakaman Praka Dedi Hamdani

Letupan Senjata Warnai Pemakaman Praka Dedi Hamdani

 Lombok Tengah, SN - Prajurit Kepala Anumerta Dedi Hamdani tiba di Bandara Internasional Lombok sekitar Jam 12.00 wita Minggu 24/1. Selanjutnya jenazah pria berusia 25 tahun itu dibawa ke rumah duka Desa Pelambik Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Pelepasan jenazah oleh pihak keluarga dilakukan melalui upacara militer dipimpin Inspektur upacara Letkol Inf.I.Putu Tangkas Wirawan Dandim 1620 Loteng.


Sebelumnya Jenazah sempat disholatkan di Masjid setempat baru kemudian dibawa ke TPU Desa Pelambik.

Pemakaman Jenazah putra pasangan Muhdin dan Sarmiati itu dipadati peziarah. Ratusan orang memadati lokasi TPU meskipun pihak TNI sudah menghimbau agar masyarakat tidak berjubel datang ke pemakaman dalam rangka menjalankan protokol Coviid19. 

Inspektur Upacara Letkol Inf.I.Putu Tangkas Wiratawan memimpin upacara pemakaman. Letupan Senjata dari pasukan TNI mengiringi penurunan peti jenazah ke liang lahat. Sejumlah keluarga termasuk ibu korban penembakan kelompok separatis bersenjata Sarmiati paling terpukul dengan kematian anaknya. Dia terus menangisi kepergian buah hatinya itu.

Karangan bunga dari berbagai pihak memenuhi rumah duka dan juga makam. 

Read More
Mantan Anggota Tim Intel Korem 162/WB Gelar Reuni

Mantan Anggota Tim Intel Korem 162/WB Gelar Reuni

 Lombok Tengah, SN - Keluarga besar alumni Gora Lintas Generasi dari Ton Intel ke Tim Intelrem 162/WB menggelar temu kangen sekaligus rekreasi di Air Terjun Benang Stokel, Batukliang Utara, Lombok Tengah, 23 Januari 2021.

Kapten Inf (Purn) Lalu Perwira Bakti, menyampaikan temu kangen ini dirangkai dengan rekreasi keluarga besar Alumni Gora lintas generasi dari angkatan pertama sampai sekarang.


Mantan Dantim Intel dari tahun 2001 - 2006 mengaku temu kangen ini pertama kali digelar dan kedepan acara seperti ini supaya tetap digelar untuk mempererat silaturahmi.

Tidak lupa mengucapkan rasa hormat kepada penyelenggara dalam hal ini Dandim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan dan menegaskan bahwa yang hadir saat ini mulai dari angkatan pertama hingga angkatan sekarang namun masih banyak yang belum bisa hadir karena ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan. 

Mantan Dantim Intel ini menuturkan, pada tahun 1980 telah lahir anak laki di Bangli Bali, kemudian anak laki itu mengikuti orang tuanya bertugas di Gebang Mataram.

Saat ini anak lelaki itu sudah berada ditengah teman-teman, yang Alhamdulillah sebulan lalu telah dilantik sebagai Dandim 1620/Loteng, beliau adalah putra pertama dari angkatan pertama yakni putra Bapak Peltu (pur) Liun Tangkas. 

"Kita patut bangga dengan bapak Liun Tangkas karena telah melahirkan seorang anak yang sukses, dibalik anak yang sukses ada orang tua yang hebat," kata dia.

Kapten Inf (Purn) Lalu Perwira Bakti menjelaskan bahwa generasi Tim Intelrem 162/WB yang saat ini diberi nama Gora yang identik dengan "gogoh rancah" dicetus oleh mantan Gubernur NTB Bapak R. Warsito. Pada saat itu Lombok menjadi lumbung padi dan NTB umumnya. 

Dia menambahkan, Ton Intelrem 162/WB dibentuk pertama kali tahun 1986 dan angkatan pertama saat itu tidak lebih dari 10 orang. Angkatan kedua termasuk diri sendiri masuk tahun 1989 dan beberapa rekan lainnya. Pada Tahun 1998 nama Ton Intel berubah menjadi Tim Intel hingga sekarang.

Sementara itu, Dandim 1620/Loteng, Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan menyampaikan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi dirinya bisa berada disini dengan usia yang sekarang sudah 40 tahun.

Semasa kecil, jika berbicara kasih orang tua sangat kurang, karena saat itu dengan sering banyaknya tugas bapaknya selaku insan Intelijen yang hampir jarang bisa bertemu di rumah.  

"Mohon maaf jika selama masa kecil ada sikap kurang yang berkenan terhadap para sesepuh. Saya sering pindah sekolah dengan pindah tugasnya Bapak saya," kata dia.

Dia menuturkan, awalnya tidak pernah berpikir menjadi Tentara, namun Tuhan berkehendak sehingga bisa mengikuti jejak bapak. Dirinya juga belum lama menjabat Dandim 1620/Loteng, sehingga masih banyak yang belum dikuasai dan tentunya perlu banyak belajar dan banyak komunikasi terhadap para sesepuh ataupun kepada anggota Tim Intel yang masih aktif untuk menggali informasi.

"Mendoakan kepada para sesepuh dan keluarga besar Tim Intelrem 162/WB semoga sehat selalu dan titip salam kepada sebaya saya selaku anak-anak anggota Ton Intel saat itu, pintu rumah saya selalu terbuka dan silakan mampir ke Kodim," pintanya.

Disatu sisi, Mayor Inf Jalal Bin Saleh (Dantim Intel Rem 162/WB periode 2000-2001) mengatakan ada yang patut diapresiasi dimana kondisi Bapak Liun Tangkas beserta isteri masih sehat. 

"Titip pesan kepada generasi penerus Tim Intelrem untuk siapkan anak-anak dengan baik, karena anak merupakan aset dengan dibekali ilmu yang cukup, kesehatan dan kesiapan fisik yang prima. Berkeyakinan bahwa generasi sekarang akan mampu mencetak anak-anaknya menjadi orang yang sukses," ujarnya.

Dia juga meminta supaya tetap menjaga silaturrahmi, tanamkan kekompakan dan semoga ini seterusnya terjalin. Terlebih, dirinya kurang lebih 7 bulan lagi akan pensiun tepatnya Bulan Agustus 2021. 

Dantim Intelrem 162/WB, Lettu Chb Wahyu Amri, mengatakan, sebagai generasi penerus dirinya akan mewarisi semangat para sesepuh dan momen ini dapat dijadikan silaturrahim dan apa yang menjadi pengalaman para sesepuh menjadi modal dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. 

"Kedepan kita berharap pertemuan seperti ini dapat dilakukan kembali. Atas nama anggota Tim Intelrem 162/WB yang masih aktif, terima kasih atas peninggalan sesepuh. Itu semua akan menjadi warisan bagi kami dan kami dapat gunakan untuk membuat nama baik Angkatan Darat," tutupnya.

Read More