sasamboku

sasamboku
DPRD NTB Setuju Tambang Prabu Ditutup, Asal..!

DPRD NTB Setuju Tambang Prabu Ditutup, Asal..!

Lombok Tengah, sasambonews.com- Rencana pemda Lombok Tengah menutup tambang emas Gunung Prabu Kecamatan Pujut mendapat dukungan dari pemerintah provinsi NTB dan juga DPRD NTB, hanya saja DPRD meminta agar dalam penutupan tersebut tidak ada pihak yang dirugikan artinya setiap ada penutupan pasti akan menimbulkan resistensi di tengah masyarakat. "pasti akan ada gejolak, nah bagaimana agar tidak ada gejolak, itulah yang kita carikan solusi" kata L.Satriawandi ST anggota DPRD NTB dari fraksi Golkar Rabu 12/12 di Kantor Bupati Lombok Tengah.

Menurut Satriawandi, penutupan itu wajib dilakukan karena danpaknya bagi pariwisata sangat buruk, bahkan danpak yang akan ditimbulkan tidak hanya berdampak bagi daerah saja akan tetapi dunia internasional akan mengetahui bagaimana buruknya Indonesia dalam mengelola lingkungannya. Hal itu sudah pasti akan berdampak kepada pariwisata oleh karena itu penutupan harus tetap dilakukan asalkan pemerintah daerah memikirkan nasip dari para penambang yang selama ini menggantungkan hidupnya melalui tambang emas itu. "Harus dikembalikan kepada fungsinya kawasan itu, namun juga harus kita pikirkan kehidupan selanjutnya bagi masyarakat kita, makanya kita minta nanti pemda menginventarisir apa saja aktivitas masyarakat sebelum menjadi penambang, kalau dia punya usaha kecil kecilan, kita bantu permodalan dan lain sebagainya, ini saya rasa langkah paling tepat" kata Satriawandi.

Satriawandi menjelaskan izin penambangan tidak pernah dikeluarkan pemerintah termsuk juga DPRD namun demikian masyarakat tetap melakukan penambangan padahal jika tidak ada izin maka daerah akan rugi sebab tidak ada penerimaan PAD dari penambangan itu. Disamping itu dalam melakukan penambangan, tidak bisa dilakukan sembarangan sebab harus tetap mengacu kepada tata ruang wilayah sementara lokasi penambangan ini tidak masuk dalam tata ruang wilayah karena itu harus ditutup namun demikian dalam melakukan penutupan pihak DPRD menyarankan agar jangan hantam kromo artinya harus lebih dahulu melakukan pendekatan dan juga memikirkan langkah selanjutnya. "Jangan grasak grusuk main tutup, harus ada komunikasi terlabih dahulu dari semua pihak, untuk itu kami berencana akan memanggil semua pihak terkait guna menyelesaikan masalah itu" katanya.

Satriawandi menegaskan, penutupan tambang itu tidak hanya dilakukan di Lombok saja akan tetapi di pulau Sumbawa penutupan juga  dilakukan bahkan quary quary yang ada di pulau sumbawa juga sudah ditertibkan. "Beberapa quary sudah kita turun untuk cek ternyata banyak juga yang sudah mati izinnya, ad ayang lagi ngurus juga di provinsi" jelasnya.

Terkait dengan kurang geregetnya Dinas ESDM Provinsi dalam mengatasi persoalan tambang dan juga galian, Satriawandipun membantahnya. pihaknya melihat sudah ada upaya yang dilakukan oleh pihak ESDM dalam mengatasi maraknya tambang liar di wilayah NTB. "Sudah dilakukan sosialiasi kepada pengusaha, maupun masyarakat terkait penambangan itu oleh ESDM Provinsi" katanya

Melalui kesempatan ini, Satriawandi menghimbau kepada  semua pihak termasuk masyarakat untuk sama sama berfikir tentang lingkungan hidup yang ada di kawasan itu, sebab jika lingkungan sudah rusak maka akan merugikan semua pihak. jangans ampai kerusakan itu diketahui oleh dunia luar sehingga akan menimbulkan persepsi buruk tentang sistim pengelolaan lingkungan maka itu akan memalukan, oleh karena itu baik masyarakat maupun pemerintah harus sama sama memikirkan langkah bersama untuk menuntaskan itu dengan tidak melanggar aturan. "Azas ketaatan hukum harus dikedepankan namun demikian azas keadilan juga harus juga diperhatikan pemerintah, jangan asal main tekan, maun presure sehingga yang terpenting adalah semua enak" jelasnya. Am


Read More
Supir Angdes Minta Perpanjangan SIM A di Polres Bukan di Polda

Supir Angdes Minta Perpanjangan SIM A di Polres Bukan di Polda

Lombok Tengah, sasambonews.com- Puluhan  supir angkutan umum mendatangi kantor DPRD Lombok Tengah, mereka menuntut supaya pemerintah tidak sepihak dalam aturan mengeluarkan plat kuning menjadi hitam.

Belasan kendaraan angkutan umum itu diparkir di badan jalan depan Kantor Bupati dan DPRD Lombok Tengah, akibatnya kepolisian menutup ruas jalan Jendral Sudirman ke arah Timur hingga para supir angkutan tersebut selesai melakukan aksi hearing. Sementara itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, belasan kepolisian di siagakan untuk mengawal aksi hering yang dilakukan puluhan Asosiasi Sopir Angkutan (ASA) di Ruang Banmus DPRD Lombok Tengah.

 Kedatangan para sopir angkutan di gedung wakil rakyat pada rabu 12/12 ini di terima anggota komisi 1 DPRD Lombok Tengah Mayuki, Mmajrun dan dari dinas perhubungan Lombok Tengah. Mereka menuntut supaya pemerintah berlaku adil dalam melakukan perpanjangan STNK yang menurutnya semakin dipersulit sehingga pengeluaran plat kuning menjadi hitam dirasa sangat sepihak. Salah satu contohnya terkait dengan trayek. Dimana ketika mereka tidak membayar secara langsung akan muncul plat hitam tanpa persetujuan dari para sopir angkutan tersebut.
Tidak hanya itu mereka juga meminta supaya proses perpanjangan SIM A tidak lagi dilakukan di polda melainkan dilakukan di Polres Lombok Tengah.

Sementara itu Kabid Angkutan Dishub Loteng Lalu Subeki mengatakan bahwa trayek yang saat ini hampir mati disebabkan banyak permasalahan diantaranya rekomendasi perijinan dari supir angkutan yang tidak melalui dinas perhubungan.

Sementara anggota komisi 1 DPRD Lombok Tengah Majrun mengatakan pihaknya akan kembali memanggil dinas yang tidak hadir dalam hering kali baik dari Kasat Lantas, Bapenda serta dinas  instasi  terkait lainnya. Nw
Read More
2020, Loteng Punya Stadiun Sepak Bola Termegah

2020, Loteng Punya Stadiun Sepak Bola Termegah

Lombok Tengah, sasambonews.com- Guna memberikan fasilitas yang layak bagi para atlet, Lombok Tengah akan membangun sebuah stadion bertaraf Internasional di lapangan Bundar Praya. Stadion itu akan mulai dibangun pada tahun 2020 mendatang.

Kabupaten Lombok Tengah merupakan salah satu Kabupaten yang saat ini tengah berkembang baik dari segi pembangunan pariwisatanya hingga pembangunan pusat olahraga.

Pasalnya Bupati Lombok Tengah H.M.Suhaili FT menyatakan bahwa Lombok Tengah akan membangun stadion sepak bola bertaraf Internasional. Stadion yang akan di bangun di lapangan yang kerap dijadikan lintasan pacuan kuda itu akan menjadi stadion termegah di NTB yang nantinya akan menjadi pusat olahraga, dimana nantinya di dalam stadion itu tidak hanya ada lapangan sepak bola namun akan ada lapangan bulu tangkis, kolam renang dan fasilitas fasilitas olahraga lainnya. Hal itu dilakukan guna memberikan pasilitas yang baik bagi para atlet yang saat ini mengeluhkan fasilitas olahraga yang sangat minim.
Stadion bertaraf internasional itu akan mulai dibangun pada tahun 2020 mendatang dan anggarannya akan mulai dibahas pada tahun 2019.

Bupati Lombok Tengah
Selain itu dengan adanya stadion olahraga bertaraf internasional tersebut dapat memberikan semangat bagi para atlet yang kemudian mencetak bintang bintang olahraga dari Lombok Tengah yang akan mengharumkan indonesia.am


Read More