sasamboku

sasamboku
Bupati Dan Forkopimda Pandeglang Studi Soal KEK Mandalika

Bupati Dan Forkopimda Pandeglang Studi Soal KEK Mandalika

Lombok Tengah, sasambonews.com- Bupati
Kabupaten Pandeglang bersama dengan anggota Forkopinda Pandeglang bersama dengan Sekda dan Seluruh Pejabat Eselon II nya akan datang ke Lombok Tengah terkait dengan keberadaan KEK Mandalika.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Loteng H.L.Herdan mengatakan kunjungan ini merupakan kunjungan balasan dari pemda setempat setelah sebelumnya pemda Lombok Tengah berkunjung ke Pandeglang. "kita sudah berkunjung dahulu ke Tanjung Lesung tempat dibangun KEK, namun progress kita justru lebih baik" kata Kabag di ruang rapat Tastura II.

Menurut rencana rombongan akan diterima di Pendopo oleh Bupati sendiri. "malam selasa akan diterima di Pendopo Bupati dan jajarannua

Read More
Kapolres Silaturahmi Dengan Wartawan

Kapolres Silaturahmi Dengan Wartawan

Lombok Tengah, sasambonews.com- Kapolres Lombok Tengah AKBP Budi Santosa bersilaturahmi dengan wartawan seluruh media cetak dan elektronik di Kabupaten Lombok Tengah.

Kapolres meminta doa dan dukungan dari media karena sesungguhnya dirinya dan jajaranya tidak bisa kerja sendiri tanpa bantuan masyarakat dan pers.

Menurutnya dalam melaksanakan kegiatan maka harus ada kontrol dari eksternal dan internal terhadap kinerja kepolisian. Kontrol eksternal berasal dari masyarakat seperti dari LSM yang memberikan kritik sosial, kontrol sosial lainnya adalah media. "Saya tidak ingin wartawan tidak memainkan peran secara maksimal dalam mengawasi kinerja kami. Kririklah kami, protes kami, jika ada hal hal yang kurang baik diangap oleh masyarakat atas kinerja kami" kata Kapolres di Aula Mapolres Kamis 15/11.

Peran pers sebagai kontrol sosial harus berjalan dengan baik dan benar sedangkan pengawasan internal adalah mempersiapkan dan kesiagaan anggota hadapi bencana karena daerah ini rawan gempa. "Kita harus siap dan bersinergi dengan instansi lain" jelasnya.

Selanjutnya yang akan dilakukan dirinya dalam waktu dekat adalah  persiapan untuk pesta demokrasi 2019, pileg dan pilpres. "Pers bantu kami, kawal kami, beri masukan" ungkapnya.

Selanjutnya, menyikapi segala gangguan kamtibmas. Dan tidak lakukan penyelesaian dengan kekerasan atau di luar koridor hukum. " itu prioritas saya dalam waktu dekat ini" jelas Kapolres Asal Semarang yang baru beberapa hari bertugas di Lombok Tengah itu.


Read More
 Rinjani Dibuka, Ekonomi Masyarakat Pulih

Rinjani Dibuka, Ekonomi Masyarakat Pulih

Lombok Tengah, sasambonews.com- Keputusan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) untuk melauncing jalur baru via Aik Berik Lombok Tengah senin mendatang disambut baik dan ditanggapi positif para pendaki yang salah satunya adalah komunitas pencinta alam backpeker Lombok.


 Mereka mengatakan bahwa kondisi saat ini gunung Rinjani sudah berangsur pulih dan aman untuk pendakian walau hanya melalui jalur aik berik Batukliang Utara Lombok Tengah. Mengingat kondisi jalur aik berik paska bencana gempa bumi tidak separah jalur sembalun dan senaru.

Selain itu dengan adanya pembukaan jalur baru ini otomatis ekonomi masyarakat di kaki Gunung Rinjani akan segara pulih baik itu porter maupun guide "kita sambut baik pembukaan jalur baru rinjani via aik beriq" ungkap rendi salah satu komunitas backpeker Rinjani Lombok.

Tidak hanya itu dengan adanya pembukaan jalur baru via aik berik otomatis pendaki yang dari luar daerah juga tidak akan terlalu jauh pergi ke sembalun dan senaru untuk ke Rinjani mengingat jarak jalur aik berik dengan bandara internasional Lombok hanya sekitar 28 km dengan jarak tempuh kurang lebih 1 jam.

Sementara itu salah satu aktivis pencinta lingkungan mengatakan bahwa pembukaan jalur Aik berik juga harus dipikirkan, mulai dari segi keamanan akses sampai pelawangan, sumber mata air hingga kuota pendakian disetiap harinya. "saya sih setuju setuju aja rinjani dibuka, tapi harus dipikirkan dulu keamanan paa pendaki apakah memang benar benar terjamin, sehingga tidak ada penyesalan dikemudian hari" ungkap tama cacink.

Ia juga mengharapkan supaya para pendaki peduli terhdap lingkungan yang ada di rinjani seperti tidak membuang sampah sembarangan. Mengingat kondisi rinjani tahun 2015 sangat asri dan sekarang sangat jauh perbedaanya, paslanya banyak sampah berserakan di rinjani. (nw)
Read More