sasamboku

sasamboku
Warga Semoyang Demo Tanah

Warga Semoyang Demo Tanah

Lombok Tengah, sasambonews.com- Puluhan warga Desa Semoyang Kecamatan Praya Timur mendatangi kantor Bupati Lombok  Tengah. Kedatangan warga terkait dengan penjualan tanah yang dilakukan oleh oknum masyarakat setempat.
Warga Semoyang saat diterima sekda di Rupatama  Bupati Senin 10/12

Mahdi Perwakilan masa mengatakan tanah seluas 40 an hektar tersebut telah ditempati oleh puluhan KK sejak tahun 1968 dan dibuktikan dengan adanya surat izin menempati dari kepala desa waktu itu, namun tiba tiba ada sesorang mengaku memiliki tanah tersebut dan menjual sebagian tanah tersebut. Hal itu tentu diprotes warga. "Saya melihat ada kesalahan administrasi dan prosedur dilakukan, seenaknya melakukan mutasi" jelasnya.

Mahdi mengancam akan menuntut siapapun yang akan memindahtangankan status tanah tersebut. "Kalau ada yang berani saya akan tuntut kemanapun" jelasnya.

Sementara itu PLT Camat Praya Timur L.Murdi mengatakan pihaknya akan memanggil kedua belah pihak guna menyelesaikan persoalan itu. Keduanya harus membawakan dokumen autentik untuk diteliti, hanya saja pihaknya bukan pada persoalan memutuskan sah atau tidaknya sebab sengketa tanah ini hanya bisa diselesaikan dengan pengadilan. "Kita akan upayakan penyelesaian yang adil dan untuk itu kami himbau kepada masyarakat untuk tidak berbuat hal hal yang tidak diinginkan" jelasnya. Am


Read More
Tambang Prabu Akan Ditutup, Bandel Ditindak Bupati

Tambang Prabu Akan Ditutup, Bandel Ditindak Bupati

Lombok Tengah, sasambonews.com- Terkait dengan banyaknya keluhan masyarakat dengan aktivitas penambangan emas ilegal yang bedampak kepada kerusakan lingkungan Di Desa Prabu Kecamatan Pujut,  maka Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah akan mengambil langkah tegas terhadap aksi penambangan yang dilakukan oknum masyarakat itu. Sikap itu diambil pemda setelah melakukan Rapat Koordinasi jajaran Forkopinda pada Hari Minggu tanggal 9 Desember 2018 mulai pukul 20.00 Wita di Pendopo Bupati Lombok Tengah,

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung Bupati Lombok Tengah, H Moh Suhaili didampingi Wakil Bupati Loteng, HL Pathul Bahri, Sekda Loteng, H Nursiah, Peserta Rakor yang hadir  Pasi Intel Kodim 1620 Loteng, Kasi Intel Kejari Praya, Polres Loteng yang diwakili Satuan Intelkam, Asisten III,Staf Ahli bidang Pemerintahan dan Hukum, Kasat Pol PP Loteng, Camat Pujut, Kepala Desa Prabu, Kepala Desa Kuta, perwakilan ITDC dan OPD terkait Pemkab Lombok Tengah yaitu Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, DPMPTSP, Dinas PUPR, Kabag Hukum dan Kabag Humas.
Dalam kesempatan tersebut Bupati menekankan bahwa tidak ada celah sedikitpun untuk membenarkan kegiatan penambangan, disamping tidak ada dasar hukum yang memayungi aktivitas penambangan itu, aktivitas penambangan emas akan berdampak negatif bagi kesehatan dan terutama sektor pariwisata yang sedang dikembangkan oleh pemda Lombok Tengah. Bupati meminta semua pihak untuk menyatukan persepsi dan melakukan penindakan secepatnya untuk menghentikan segala aktifitas di lokasi tersebut agar kerusakan tidak tambah parah lagi.
Untuk itu Bupati telah memerintahkan agar segera membentuk Tim Terpadu terdiri dari Aparat TNI, Polri dan Pemda dan melakukan langkah-langkah strategis guna menutup aktifitas penambangan yang sudah cukup lama diberikan toleransi itu.
Bupati menegaskan Desa Prabu dan sekitarnya sudah jelas peruntukannya untuk pengembangan Pariwisata karena itu langkah pertama yang harus dilakukan adalah memberitahukan kepada masyarakat penambang bahwa lokasi tersebut terlarang untuk melakukan penambangan. Dalam hal ini Bupat menugaskan Kepala Desa dan Camat untuk membuat plang larangan ataupun pemasangan plang/spanduk pengumuman berisi tentang larangan bagi siapapun untuk melakukan aktivitas penambangan ditempat itu. Selain itu Kepala Desa dan Camat juga diminta untuk menginventarisasi masyarakat yang terlibat langsung dalam penambangan seperti Tukang Gali, pemilik Gelondong, pemilik tanah, pemilik alat berat, dan penyuplai bahan kimianya.
Selanjutnya Bupati meminta agar dibangunkan POS terpadu di tiga titik yang diisi oleh aparat TNI, Polri dan Pemda untuk melakukan pengawasan pelaksanaan penutupan lokasi dan memastikan tidak ada lagi aktifitas di dalamnya.
Pemerintah tentu menyadari dan memikirkan dampak sosial yang akan terjadi akibat dari penutupan tambang ini, oleh karena itu Pemda akan melakukan program pemberdayaan kepada masyarakat penambang melalui program pemberdayaan masyarakat dari beberapa OPD.
 Mengingat sektor pertambangan merupakan kewenangan Propinsi maka langkah-langkah yang sudah disepakati ini akan dilaporkan dan dikonsultasikan dengan pihak Pemerintah Provinsi NTB dalam waktu dekat.
Hasil rapat Koordinasi ini telah disepakati bersama termasuk juga mendapatkan  masukan, saran dan pendapat dari pihak ITDC, Kasi Intel Kejari, Pasi Intel Kodim, Wakil Bupati, Sekredaris Daerah, Camat Pujut dan Kepala Desa Prabu.

Read More
XL Axiata Dukung Digitalisasi Informasi Kementerian Kesehatan

XL Axiata Dukung Digitalisasi Informasi Kementerian Kesehatan

Jakarta, sasambonews.com- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus melanjutkan program mendukung digitalisasi sistem informasi di berbagai instansi pemerintah. Demi meningkatkan efektivitas dan efisiensi aktivitas penyampaian edukasi dan sosialisasi mengenai berbagai program pemerintah kepada masyarakat luas, XL Axiata mendukung upaya pemanfaatan sarana berbasis teknologi digital. Saat ini XL Axiata menjalin kerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) dalam mendigitalisasi informasi kesehatan, termasuk di dalamnya guna mendukung kampanye “Peningkatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat”.Penandatanganan kerjasama ini berlangsung di Jakarta, Rabu (27/11), oleh Sekjen Kemenkes, drg. Oscar Primadi, MPH dan Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih.

Group Head Corporate Communication XL AxiataTri Wahyuningsih mengatakan, “Kami berkomitmenuntuk terus mendukung pemerintah, melalui sejumlah kementerian, dalam penerapan sarana digital untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyampaian informasi kepada masyarakat luas. Kami memiliki teknologi dan kompetensi untuk hal itu, pemerintah memiliki program-program yang perlu segera disampaikan melalui edukasi dan sosialisasinya. Kami melihat Kemenkes memiliki banyak program yang perlu segera disampaikan kepada masyarakat luas, Untuk itu digitalisasi sistem informasi menjadi satu jawaban, mengingat perilaku masyarakat dalam mengakses informasi juga semakin terdigitalisasi.”

Menurut Tri Wahyuningsih, isu kesehatan mengenai apapun cukup krusial untuk segera diketahui oleh masyarakat luas. Di sisi lain, secara demografi, masyarakat juga mengalami pergeseran, di mana masyarakat usia produktif kini semakin banyak diisi oleh mereka yang tergolong sebagai generasi digital, yaitu mereka yang lebih banyak mengakses informasi dengan menggunakan sarana digital, seperti media sosial, media online, dan portal-portal informasi melalui internet lainnya. Hal ini tidak hanya terjadi di perkotaan, namun juga di pelosok-pelosok daerah seiring dengan semakin meluas dan meningkatnyaketersediaan serta kualitas jaringan layanan data.

Untuk memenuhi harapan kedua pihak, XL Axiata akan melaksanakan sejumlah program dukungan, yaitu penyebaran informasi kesehatan terkait Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat melaluidigital channels yang dimiliki oleh XL Axiata, serta edukasi informasi kesehatan terkait program tersebut kepada masyarakat secara offline (langsung) melalui program-program tanggung jawab sosial perusahaan yang dijalankan oleh XL Axiata. Termasuk dalam hal ini adalah digitalisasi informasi ke dalam platform aplikasi digital.

Selain itu, XL Axiata juga akan mendukung program rutin tahunan berupa penyampaian informasi kesehatan yang relevan dengan momen puasa Ramadan, Hari Raya Idul Fitri, termasuk terkait dengan aktivitas musiman pulang kampung atau mudik. Informasi terkait mudik ini juga mencakup lokasi keberadaan posko-posko mudik yang diselenggarakan oleh Kemenkes dan instansi pemerintah bidang kesehatan lainnya di sepanjang jalur mudik.

Untuk edukasi dan sosialisasi Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, XL Axiata akan mengadopsikannya dalam modul pembelajaran Program Sisternet. Melalui Sisternet ini XL Axiata secara berkesinambungan membina kalangan perempuan dari berbagai komunitas, baik di perkotaan maupun pedesaan, hingga pelosok daerah, dalam memanfaatkan sarana digital demi meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup. Sisternet memiliki dua modul pembelajaran, yaitu secara digital melalui channel www.sisternet.co.iddan secara tatap muka melalui Kelas Kesehatan. XL Axiata akan memanfaatkan kedua saluran tersebut guna sosialisasi Program Gerakan Masyarakat Sehat
Read More