Kapolres Kerahkan Babinkantibmas Lacak Pil PCC

Lombok Tengah, sasambonews.com – Kapolres Lombok Tengah mengerahkan seluruh kemampuan untuk melacak keberadaan pil PCC yang diduga sudah masuk ke Lombok Tengah.
Kapolres Lombok Tengah AKBP Kholilurahman mengatakan pihaknya sudah meminta kepada seluruh Babinkantibmas di masing masing desa untuk menelusuri keberadaan Pil PCC yang kini ramai diberitakan di media televisi. “Saya sudah meminta Babin untuk turun mengecek ke lapangan tentang keberadaan pil tersebut, namun sampai saat ini belum ada kami terima laporan soal keberadaan pil itu diperjual belikan” kata Kapolres.

Menurutnya sejak beredar kabar soal pil PCC yang membuat manusia seperti zombie jika diminum berlebihan, Polres Lombok Tengah langsung memanggil seluruh satuan untuk melakukan rapat mengantisipasi beredarnya pil tersebut. “Saya sudah memerintahkan seluruh satuan termasuk babin untuk sosialisasi ke masyarakat mengenai bahanya pil PCC tersebut” jelasnya.
Sebenarnya kata Kapolres, pil tersebut boleh diperjual belikan sebab digunakan untuk obat akan tetapi diminum secara berlebihan maka akan berbahaya bagi manusia.
Sebenarnya , apa itu Pil PCC dan kegunaannya. Komposisi obat ini memiliki kandungan senyawa Carisoprodol yang tergolong muscle relaxants (pelemas otot), kegunaan obat PCC jenis ini bekerja pada jaringan saraf dan otak yang berfungsi untuk mengatasi nyeri dan ketegangan otot.
Fungsi Obat PCC ini biasanya digunakan sebagai penghilang rasa sakit dan untuk obat sakit jantung. PCC tidak bisa dikonsumsi sembarangan, harus dengan izin atau resep dokter. Arti obat PCC terlarang ini berbentuk tablet dimana tertulis Paracetamol Cafein Carisoprodol (PCC).
Menurut literatur yang diperoleh memang kandungan obat PCC tablet ini tidak termasuk dalam narkotika meskipun untuk pembeliannya harus menggunakan resep dokter.

Berbicara tentang Carisoprodol tak akan lepas dari catatan tentang penyalahgunaan meprobamate dan obat relaksasi otot lainnya, Carisoprodol dikembangkan tahun 1950 oleh Dr. Frank M. Berger di laboratorium Wallace berdasarkan pada meprobamate. Pengembangan itu diharapkan menghasilkan obat yang bisa memiliki sifat relaksasi otot yang lebih baik, lebih sedikit potensi penyalahgunaan, dan lebih aman dalam overdosis daripada meprobamat.
Carisoprodol disebutkan sebagai relaksan otot terpusat yang sering diresepkan untuk nyeri punggung. Dalam beberapa penelitian, Carisoprodol ternyata lebih unggul dibandingkan plasebo dalam mengurangi kekakuan, meningkatkan pergerakan.
Dalam studi banding Carisoprodol lebih baik daripada propoxyphene dalam mengurangi kekakuan dan meningkatkan pergerakan. Pada  studi komparatif lainnya, efek Carisoprodol lebih tinggi dari diazepam karena menghilangkan gejala nyeri punggung bawah yang akut.
Studi double blind yang membandingkan Carisoprodol, butabarbital, dan plasebo, telah menunjukkan keefektifan Carisoprodol dalam pengobatan sindrom nyeri pinggang rendah.

Carisoprodol ditemukan jauh lebih efektif dalam memberikan pereda nyeri subyektif dan perbaikan objektif pada rentang gerak saat dievaluasi dengan jari ke lantai pengujian.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efek Carisoprodol tidak sebanding dengan efek sedatifnya saja, namun juga terkait dengan aktivitas relaksan ototnya.
Senyawa Carisoprodol (carisoprodol / parasetamol / kafein) disebutkan dapat mengurangi rasa sakit, memperbaiki tidur, dan meminimalkan rasa sakit pada pasien dengan fibromyalgia. Am

 


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kapolres Kerahkan Babinkantibmas Lacak Pil PCC"

Post a Comment