Uhel: Boleh Tak Dipilih, Tapi Jangan Dibenci

Lombok Tengah, sasambonews.com – Bupati Lombok Tengah meminta kepada seluruh masyarakat Loteng untuk saling harga menghargai dan menjaga kesatuan dan persatuan meski pilihan ataupun dukungan berbeda pada Pilgub mendatang.

Bupati melihat suhu politik sudah mulai meningkat. Antara pendukung yang satu dengan yang lain sudah mulai saling hujat karena itu hendaknya persatuan dan kesatuan dikuatkan.”jangan hanya karena beda pilihan lalu kita tidak saling tegur sapa. Biarkan orang memilih sesuai keinginannya, jangan dipaksa. Haram hukumnya memaksa” ungkapnya.

Bupati menegaskan dalam hal pilihan, tak seorangpun berhak melarangnya. Rasa dendam juga sangat dilarang. Karena itu meski nanti ada guru yang tidak memilih dirinya, dijamin tidak ada dendam pada dirinya. “Suhaili tak akan pernah dendam yang penting jangan benci. Kalau nanti pilih daya jangan benci pak ahyar atau pak Ali, kalau pilih pak Ali jangan benci Uhel dan Pak Ahyar, dan kalau pilih Pak Ahyar jangan benci Pak Ali dan pak Suhaili’ ungkapnya.

Menurut Bupati antara pendukung yang satu dengan yang lain harus saling hargai. Bila perlu kalau ada baliho pasangan calon yang posisinya miring, tolong diperbaiki meski tak memilihnya. “Jangan pernah ganggu Baliho orang, bila perlu kalau ada yang miring miring tolong diperbaiki” jelasnya.

Bupati mengatakan dirinya maju dan ikhtiar menjadi Gubernur NTB bukan ingin memperkaya diri. Kalau ingin memperkaya diri, sudah dilakukannya sejak dahulu. Namun dirinya maju untuk ikhtiar bangun NTB ini untuk lebih baik lagi” ungkapnya. Am




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Uhel: Boleh Tak Dipilih, Tapi Jangan Dibenci "

Post a Comment