Soal PenindakanTambang Prabu, Kapolda Minta Kapolres Koordinasi Dengan Bupati

Lombok Tengah, sasambonews -  Pada hari Kamis tanggal 20 Juni 2019 sekitar pukul 09.15 wita, polres Loteng dibuat sibuk. Maklum orang nomor 1 di Polda NTB Irjen Pol Drs Nana Sudjana berkunjung ke Polres Lombok Tengah. Kapolda datang bersama para Direktur di Polda NTB serta pejabat lainnya.

 Kujungan Kapolda NTB ke Polres Lombok Tengah dalam rangka Silaturahmi Kapolda NTB bersama Forkominda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Kabupaten Lombok Tengah dan arahan kepada personel Polres Lombok Tengah

Rombongan Kapolda NTB tiba di Polres Lombok Tengah dan disambut dengan tarian Tombak dan Gendang Beleq Polres Lombok Tengah, serta pengalungan selendang kepada Kapolda sebagai bentuk ucapan selamat datang di Polres Lombok tengah. 

Kapolres Lombok Tengah melaporkan situasi Polres Loteng selanjutnya siap menerima kunjungan.
Kapolda NTB menerima Jajar Kehormat dilanjutkan dengan bersalaman dengan pejabat utama Polres Lombok Tengah.

Pada saat itu Kapolda disuguhkan tarian
 Tari Asih Trasna dan Polcil ( polisi cilik ) binaan Polres Lombok Tengah.

Sekitar pukul 10.00 wita Acara dilanjutkan dengan kegitan ramah tamah Kapolda NTB bersama dengan para tamu undangan di Aula polres Lombok Tengah.

Kapolda dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih atas kehadiran yang hadir pada acara silaturrahmi ini dan terimakasih juga telah datang ke Polres yang diakuinya sebagai rumahnya.

Bagi Kapolres situasi diwilayah hukum Loteng sangat luar biasa hubungan kekeluargaannya. Loteng terbagi menjadi dua yaitu wilayah Utara dan selatan yang memiliki karakter yg berbeda, namun sejauh ini setiap ada permasalahan bisa diselesaikan dengan baik dan musyawarah.

Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Nana Sudjana mengatakan awalnya dia berencana membawa semua pejabat teras di Polda "sesuai rencana kami akan mengajak semua pejabat utama untuk datang, namun karena banyak kegiatan di Polda sehingga hanya perwakilan saja" ungkapnya.

Kapolda mengaku gembira bisa datang ke Lombok Tengah dan bertatap muka dengan masyarakat Lombok Tengah.
"Tentunya suatu kebahagiaan dan kebanggan bagi bisa bertatap muka dan mengucapkan terima kasih atas kehadirannya" kata Kapolda.

Kapolda kemudian memperkenalkan dirinya bahwa dia berasal dari Jabar Cirebon yg dikenal dgn Sunan Gunung Jati.
Walaupun bukan putra daerah dirinya berkomitmen untuk memaksimalkan diri mengabdikan diri di NTB ini.
"Kami sudah maksimal  bersilaturrahmi dengan tokoh tokoh diwilayah NTB dengan cara bersilaturrahmi seperti ini, dengan harapan Mohon dukungan kepada seluruh masyarakat di NTB ini" katanya.

Menurut Kapolda NTB dikenal dengan julukan negeri 1000 Masjid, dikenal juga sangat agamais. NTB dikenal juga dengan Gora (Gogo Rancah) nya, karena itu perlu optimalkan sumberdaya apa yang bisa dimanfaatkan.
Perkembangan situasi khususnya diwilayah Kabupaten Loteng ini ada dua sektor unggulan nasional yaitu percepatan industri KEK dan pembangunan pariwisata. " bumi kita ini sangat indah, apabila kita mampu mengolah, apalagi dengan adanya potensi dari wilaya wisata Kuta Mandalika maka akan mendatangkan manfaat yang besar bagi masyarakat Lombok Tengah" jelasnya.

Nana menyampaikan turut prihatin dengan adanya bencana gempa Lombok beberapa waktu lalu yang berdampak pada penurunan dari segi ekonomi misalnya penurunan hasil beras. Disamping itu nilai pariwisata awalnya sangat baik, namun karena gempa sektor pariwisata menjadi lesu. "Sekarang Pasca gempa ini khususnya wilayah Kuta Mandalika alhamdulillah sudah mulai berkembang" paparnya.

Dengan perhatian pemerintah khususnya wilayah kabupaten Loteng yang tinggi
maka rencana pembangunan sirkuit moto GP diyakini akan menjadi daya tarik wisatawan. Potensi alam Lombok Tengah sangat bagus, maka harus jaga keamanan untuk menunjang perekonomian masyarakatnya nantinya.
"Potensi sudah ada, bagaimana sekarang orang luar atau investor terjamin keamanan dan kenyamanan, disini peran TNI Polri tentunya juga dibantu oleh masyarakat setempat sangatlah diharapkan" jelasnya.

Untuk mencapai itu semua Kapolda meminta dukungan kepada masyarakat untuk sama sama menjaga keamanan diwilayah masing masing karena dia mengakui masih adanya begal, baik itu orang lokal maupun orang asing yang menjadi korban. Jika ini dibiarkan maka, otomatis situasi keamanan bagi wisatawan domestik maupun asing akan semakin parah terlebih lagi negara mewarning warganya untuk berkunjung ke Lombok khususnya Loteng.

"Saya meminta kepada Kapolres Loteng untuk membuat pos pos keamanan, khususnya ditempat wisata utk menjamin keamanan bagi wisatawan baik lokal maupun asing.

Terkait penambang emas liar didaerah Prabu, Kapolda meminta Polres agar berkoordinasi degann Bupati Loteng untuk menindak lanjuti permsalahan penambangan liar itu. "Kalau bisa diselesaikan dengan musyawarah agar diselesaikan, namun apabila tidak ada solusi, agar diselesaikan dengan proses hukum.

 Terkait dengan pilkada tahun 2020 termasuk Loteng didalamnya, Kapolda mengharapkan kapada toga dan tomas utk ikut berperan menjaga sitkamtibmas agar tetap kondusif.
"Kami harapkan kepada tokoh masyarakat untuk menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aksi yg berujung  konflik" imbaunya.

Selanjutnya sekitar pukul 14.45 wita Selanjutnya Kapolda NTB bersama Dengan Rombongan Menuju Pendopo Bupati Lombok Tengah Untuk Melaksanakan Jamuan Santap Siang Bersama.

 Giat Kunjungan tersebut situasi berjalan aman dan lancar. Gs

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Soal PenindakanTambang Prabu, Kapolda Minta Kapolres Koordinasi Dengan Bupati "

Post a Comment