Politik dan Hukum
Caleg Kumpulkan Kepala Sekolah, Kadis Tidak Tahu
![]() |
| H.L.Idkham Khalid |
Lombok Tengah- (7/10). Berbekal status sebagai adik Bupati
Lombok Tengah, Farhiyah mengumpulkan hampir seluruh kepala sekolah dan PNS ke
rumahnya di Bodak Desa Montong Terep Kecamatan Praya. Kepala sekolah itupun
manut. Mungkin takut akan berpengaruh kepada jabatan yang dia sandang saat ini.
Berlabel silaturahmi, namun ternyata muatannya adalah
kampanye untuk pencalonan dirinya di dapil II Janapria-Kopang. Jelas ini
menyalahi aturan dan juga mencedrai independensi dari PNS pada setiap pemilihan
umum 5 tahun sekali.
Sepak terjang Farhu tersebut mengundang kecaman dari sesama
calon legislatif. Salah satunya adalah H.Baharudin. Dia menilai langkah Parhu
mengumpulkan kepala sekolah adalah perbuatan yang memalukan, sebab berbekal
pengaruh kakaknya sebagai Bupati, dia sangat gampang memanggil dan
memerintahkan kepala sekolah tersebut. “Ini cara cara yang tidak fear,
memafaatkan nama besar kakaknya sebagai Bupati, dia mengumpulkan kepala sekolah
di rumahnya beberapa waktu lalu” kata Baharudin di rumahnya kemarin.
Sementara itu Kepala Dinas Dikpora Loteng H.L.Idkham Khalid
mengaku tidak tahu jika muatannya adalah kampanye, sebab menurut laporan yang
diterimanya, para PNS tersebut dikumpulkan untuk silaturahmi terkait dengan
adanya bantuan untuk PAUD milik Farhu. “Saya tidak tahu kalau ada muatan
kampanye, itu katanya untuk kegiatan FAUD” jelasnya.
Dalam surat undangan yang dibuat Farhu, sudah sangat jelas
dikatakan dalam rangka silaturahmi calon DPRD Lombok Tengah dapil II Janapria-Kopang
maka dimana kehadiranya pada acara silaturahmi. Surat tersebut jelas sudah
sangat jelas dan gamblang namun anehnya justru Kepala Dinas tidak mengetahui
padahal dalam surat tersebut termasuk yang mengundang. “Saya benar benar tidak
tahu kalau isinya kampanye, memang mereka memberitahukan saya sebelum acaranya
makanya nama saya ada di turut mengundang” jelasnya. Am

Posting Komentar