Politik dan Hukum
Penujak-Mantang Nyaris Bentrok
Lombok Tengah-Karena salah faham, dua desa berbeda wilayah kecamatan nyaris bentrok. beruntung polisi segera melakukan antisipasi sehingga bentrokan terhindarkan.
Persitiwa itu berawal dari perkawinan antara putri mantan kepala desa Penujak Kecamatan Praya Barat Suharto sebut saja Bunga(bukan nama sebenarnya), dengan pemuda dusun Kebun Randu Desa Mantang Kecamatan Batukliang berinsial Dar. Informasi yang diterima wartawan, rencana mereka untuk menikah ditolak oleh keluarga perempuan. Si Bungapun kembali diambil oleh orang tuanya. selang beberapa minggu Bunga dijodohkan dengan pemuda pilihan keluarganya, namun rupanya bunga tidak setuju dijodohkan dengan pemuda yang tidak jauh dari rumahnya dan memilih meninggalkan rumah entah kemana.
Melihat anaknya sudah tidak ada di rumahnya maupun rumah calon suaminya, keluarga bungapun menuding Dar menculik Bunga. akhirnya kemarahan memuncak, puluhan orang menggunakan 7 mobil Truk bergerak menuju rumah Dar untuk melakukan penyerangan, namun polisi dipimpin Kapolres Loteng AKBP Supriadi SIK segera sigap dan menghalangi aksi nekad tersebut. Beruntung pada waktu itu warga Mantang ataupun warga Kebun Randu tidak keluar rumah.
sementara itu Bunga yang disuinyalir dibawa oleh Dar ternyata tidak berada ditempat. pihak keluarga Dar sendiri kebingungan dengan tuduhan tersebut karena Dar tidak pernah membawa gadis tersebut lari. Setelah memastikan Bunga tidak ada di tempat itu akhirnya masa kembali. Am
Persitiwa itu berawal dari perkawinan antara putri mantan kepala desa Penujak Kecamatan Praya Barat Suharto sebut saja Bunga(bukan nama sebenarnya), dengan pemuda dusun Kebun Randu Desa Mantang Kecamatan Batukliang berinsial Dar. Informasi yang diterima wartawan, rencana mereka untuk menikah ditolak oleh keluarga perempuan. Si Bungapun kembali diambil oleh orang tuanya. selang beberapa minggu Bunga dijodohkan dengan pemuda pilihan keluarganya, namun rupanya bunga tidak setuju dijodohkan dengan pemuda yang tidak jauh dari rumahnya dan memilih meninggalkan rumah entah kemana.
Melihat anaknya sudah tidak ada di rumahnya maupun rumah calon suaminya, keluarga bungapun menuding Dar menculik Bunga. akhirnya kemarahan memuncak, puluhan orang menggunakan 7 mobil Truk bergerak menuju rumah Dar untuk melakukan penyerangan, namun polisi dipimpin Kapolres Loteng AKBP Supriadi SIK segera sigap dan menghalangi aksi nekad tersebut. Beruntung pada waktu itu warga Mantang ataupun warga Kebun Randu tidak keluar rumah.
sementara itu Bunga yang disuinyalir dibawa oleh Dar ternyata tidak berada ditempat. pihak keluarga Dar sendiri kebingungan dengan tuduhan tersebut karena Dar tidak pernah membawa gadis tersebut lari. Setelah memastikan Bunga tidak ada di tempat itu akhirnya masa kembali. Am
Posting Komentar