24 C
en

Bupati Dan Dewan Sepakat Berdayakan BKD dan BKK



 Lombok Tengah, sasambonews.com.- Eksekutif dan Legislatif sama sasama satu pandangan terkait dengan keberadaan Badan Keamanan Desa (BKD) dan Badan Keamanan Kelurahan (BKK). Baik Bupati maupun pihak dewan setuju agar BKD dan BKK diberdayakan. Sebab masalah keamanan di Kabupaten Lombok Tengah khususnya kawasan wisata menjadi sorotan mata dunia, lantaran aksi begal dan perampokan kerap menimpa para wisatawan kawasan wisata Lombok Tengah. 
Sejauh ini berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah kerawanan di sepanjang pesisir pantai Kabupaten Lombok Tengah namun belum membuahkan hasil bahkan semakin menjadi jadi. Pos Keamanan Terpadu yang dibangun pemerintah disejumlah titik seakan hanya menjadi bangunan tua tak berpenghuni, padahal untuk membangun pos keamanan tersebut bukan sedikit anggaran yang digunakan.
Disinyalir masalah biaya operasional petugas yang ditempatkan ditempat itu menjadi kendala disamping kendala lainnya seperti fasilitas air bersih, MCK dan fasilitas lainnya. 

Untuk itulah diperlukan terobosan baru dalam rangka mengantisipasi kerawanan tersebut yaitu dengan melibatkan unsur masyarakat yang ada di desa seperti Badan Keamanan Desa (BKD) dan BKK.

Bupati Lombok Tengah H.M.Suhaili saat kegiatan Kesade di Desa Lantan Kecamatan Batukliang Utara belum lama ini mengatakan BKD memiliki peran yang sangat penting dalam upaya penciptaan keamanan dan ketertiban di wilayahnya masing masing.  BKD maupun BKK merupakan lembaga yang dibentuk oleh pemerintah desa dlam rangka turut serta membantu tugas tugas pengamanan di lingkungan masing masing sehingga akan tercipta cipta kondisi yang aman dan tentram ditengah masyarakat.

Menurut Bupati, mengingat perannya yang cukup strategis maka fasilitas sarana dan prasaran BKD harus disiapkan. untuk itu Bupati akan menganggarkan dana operasional bagi BKD dan BKK melalui APBD Desa.

Sementara itu Ketua DPRD Lombok Tengah H.Ahmad Fuadi mendukung langkah pemerintah daerah memberdayakan BKD dan BKK dalam upaya menciptakan kondusifitas di lingkungan masing masing. Menurutnya kebijakan pemerintah daerah melibatkan unsur masyarakat dalam upaya pengamanan merupakan langkah maju dan harus didukung semua pihak. "Ini harus kita dukung, kebijakan ini cukup baik" ungkap Ketua Dewan saat pembukaan Kesade.

 Aanggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah Ahmad Yani mengatakan, peran BKD sangat vital dalam rangka mengamankan wilayah masing masing. Setiap desa memiliki lembaga keamanan desa yakni BKD. Mereka bertugas mengamankan lingkungan dimasing masing desa, hanya saja pelibatan BKD dalam meningkatkan keamanan masih kurang. Oleh karena itu BKD harus dimaksimalkan tugas pokok dan fungsinya sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat termasuk wisatawan bisa terwujud. “Kalau mau aman, berdayakan BKD. Ruang gerak pelaku kriminalitas akanm sangat sempit karena masing masing desa ada BKD yang bisa saling berkoordinasi satu dengan yang lain ketika ada masalah kriminalitas disatu desa” ungkap politisi partai Golkar di kantornya belum lama ini.

Terkait dengan masalah keamanan di wilayah wilayah yang menjadi obyek wisata bagi wisatawan, Ahmad Yani yang juga pengusaha  yang bergerak dibidang pariwisata itu menilai peran dari Pampantai dan juga BMW serta pamswakarsa lainnya masih belum maksimal bahkan beberapa lembaga keamanan swadaya masyarakat yang selama ini ikut membantu tugas kepolisian dan pam pantai sudah tidak aktip lagi. Oleh karena itu praktis keamanan pantai hanya bertumpu kepada pampantai saja. Oleh karena itu BKD juga harus dilibatkan dalam pengamanan obyek obyek vital di Lombok Tengah.

Disatu sisi masalah keamanan tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah dan aparat keamanan sepeerti TNI dan Polri saja akan tetapi menjadi tanggungjawab seluruh elemen masyarakat termasuk para pebisnis pariwisata itu sendiri. masyarakat harus diajak secara bersama sama untuk ikut bertanggungjawab dengan cara memberikan penyadaran akan pentingnya kondusifitas daerah sebab dengan kondusifitas daerah maka iklim investasi akan menjadi lebih baik sehingga nanti akan berdampak juga kepada tumbuh kembangnya usaha usaha mikro masyarakat seperti pedagang asongan yang ada di pasar seni maupun artshop arshop yang ada di kawasan pantai. “Semua itu demi kebaikan bersama. Akan banyak dampak positif yang kita dapatkan ketika satu daerah itu aman” jelasnya.

Memang kata dia, untuk menyadarkan masyarakat agar mau bersama sama menjaga keamanan dan keamanan wilayah, tidaklah mudah. Diperlukan kesabaran dan keuletan dalam mensosialisasikannya kepada masyarakat secara berkesinambungan, tanpa itu maka apa yang menjadi harapan semua tidak akan pernah terwujud. Intinya adalah pemerintah daerah mulai darin apartur pemerintah ditingkat pusat hingga pemerintah daerah terkecil yakni kepala dusun termasuk juga aparat keamanan untuk jangan bosan bosan memberikan penadaran kepada masyarakat. “Dahulu, Bali juga sama pada awalnya, namun pemerintah daerahnya tidak pernah bosan mengajak masyarakat untuk sama sama menjaga, dan sekarang masyarakatnya sangat sadar akan keamanan dan kenyamanan itu sehingga wisatawan sangat banyak berkunjung ke tempat itu” jelasnya.
Sekali lagi Ahmad Yani selaku anggota DPRD Lombok Tengah dan juga pengusaha dibidang jasa pariwisata mengajak semua masyarakat, stake holder dan aparat keamanan untuk sama sama menjaga keamanan wilayah masing masing sehingga rasa aman dan nyaman bisa diperoleh.  Amrillah.
Older Posts
Newer Posts

Post a Comment

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4