JMSI NTB Bertolak ke Serang, Siap Ikuti Puncak Hari Pers Nasional 2026
MATARAM, SN — Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Nusa Tenggara Barat kembali menunjukkan konsistensinya dalam mendukung penguatan pers nasional.
Sedikitnya 15 pimpinan media siber anggota JMSI NTB bertolak ke Serang, Provinsi Banten, untuk menghadiri Anugerah JMSI dan Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar pada 8–9 Februari 2026.
Keberangkatan rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Daerah JMSI NTB, Haji Boy Mashudi, melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Praya, Lombok Tengah, Sabtu pagi (7/2).
Keikutsertaan JMSI NTB dalam agenda nasional tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan ekosistem pers, khususnya media siber lokal.
“Ini merupakan agenda tahunan yang sangat penting bagi pengurus dan anggota JMSI NTB. Kehadiran kami di HPN 2026 menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen sebagai pegiat dan pengusaha media online dalam memajukan pers nasional, terutama media siber lokal,” ujar Haji Boy didampingi Sukri Aruman selaku Sekretaris Pengda JMSI NTB dan Dedi Suhadi, koordinator bidang Organiasi dan Verifikasi Anggota.
Haji Boy menegaskan, JMSI tidak hanya hadir sebagai peserta seremonial, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai agenda strategis yang menjadi rangkaian HPN.
Menurutnya, HPN merupakan ruang penting untuk bertukar gagasan, memperkuat jejaring, sekaligus merumuskan masa depan pers nasional di tengah tantangan era digital.
*Konsolidasi Organisasi dan Peningkatan Kapasitas*
Haji Boy menjelaskan, di usia organisasi yang kini memasuki enam tahun, JMSI NTB terus melakukan pembenahan internal.
Fokus utama diarahkan pada peningkatan kapasitas pengurus dan anggota, baik dari sisi profesionalisme jurnalistik, tata kelola perusahaan pers, maupun adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital.
“Saat ini JMSI NTB memiliki 32 media siber anggota yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat. Kami terus mendorong agar media anggota tidak hanya bertahan, tetapi juga bertumbuh secara sehat dan profesional,” katanya.
Haji Boy mengungkapkan, total pengurus dan anggota JMSI NTB yang terlibat dalam peringatan HPN 2026 sebenarnya mencapai 25 orang. Sebagian delegasi telah berangkat lebih awal, sementara sebagian lainnya dijadwalkan menyusul pada Minggu.
“Karena keterbatasan teknis dan agenda masing-masing media, keberangkatan kami tidak bersamaan. Namun secara substansi, seluruh delegasi tetap akan terlibat dalam rangkaian kegiatan HPN,” jelasnya.
*Ikuti Beragam Agenda Strategis HPN 2026*
Selama berada di Serang Banten, JMSI NTB akan membagi delegasi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk mengikuti berbagai agenda HPN yang tersebar di sejumlah lokasi. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi seminar pers, diskusi dan dialog kebudayaan, forum media siber, jalan sehat insan pers, hingga puncak acara Anugerah JMSI dan Peringatan HPN 2026.
“Ada banyak kegiatan penting dan menarik yang perlu diikuti. Setiap agenda memiliki nilai strategis, baik untuk penguatan wawasan jurnalistik maupun pengembangan bisnis media,” ujar Haji Boy.
Ia menambahkan, pembagian delegasi dilakukan agar seluruh agenda dapat diikuti secara optimal dan informasi yang diperoleh bisa dibagikan kembali kepada pengurus dan anggota JMSI NTB lainnya sepulang dari HPN.
Pada HPN 2026, JMSI NTB juga turut ambil bagian dalam Anugerah JMSI 2026 dengan mengikuti dua kategori lomba, yakni Lomba Karya Jurnalistik dan Media Siber Terbaik. Keikutsertaan ini, menurut Haji Boy, merupakan bentuk kepercayaan diri media siber lokal NTB dalam bersaing di tingkat nasional.
“Kami berharap ada media anggota JMSI NTB yang mampu meraih penghargaan. Ini menjadi bukti bahwa media siber lokal juga mampu menghasilkan karya jurnalistik berkualitas dan mengelola media secara profesional,” katanya.
Ia menegaskan, penghargaan bukan semata tujuan utama, melainkan bagian dari proses pembelajaran dan evaluasi untuk terus meningkatkan mutu jurnalistik dan keberlanjutan usaha media.
“Yang terpenting adalah bagaimana media siber lokal tetap menjaga jati dirinya sebagai perekat sosial dan alat kontrol sosial, sekaligus mampu bertahan dan berkembang secara ekonomi dan bisnis,” imbuhnya.
Terkait arah pengembangan organisasi lima tahun ke depan, Haji Boy yang kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua JMSI NTB periode 2025–2030 menegaskan bahwa organisasinya tidak berorientasi pada penambahan jumlah anggota semata.
“Kami sangat selektif dalam menerima anggota baru. Bagi JMSI, kualitas jauh lebih penting daripada kuantitas. Prinsip kami jelas: kecil tapi gesit, kreatif, inovatif, dan energik,” tegasnya.
Ia juga mengaku bangga karena sejumlah pengurus dan anggota JMSI NTB saat ini dipercaya mengemban amanah strategis di berbagai organisasi profesi wartawan. Bahkan, ada yang menjabat sebagai Ketua PWI di tingkat provinsi maupun kabupaten di Nusa Tenggara Barat.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa sumber daya manusia di JMSI NTB memiliki kapasitas dan integritas yang diakui secara luas,” katanya.
Dalam konteks penguatan kelembagaan, Pengurus Daerah JMSI NTB saat ini baru membentuk dua pengurus cabang, yakni di Kabupaten Dompu dan Kabupaten Lombok Timur. Pembentukan cabang dilakukan secara bertahap dan terukur, sejalan dengan prinsip selektivitas yang dianut organisasi.
“Ke depan, kami tetap membuka ruang pengembangan cabang, tetapi dilakukan secara hati-hati dan berbasis kesiapan organisasi serta kualitas SDM,” pungkas Haji Boy yang dikenal penggemar olahraga bersepeda dan musik karaoke ini. Mantap! ***P

Posting Komentar