Kontingen NTB Terus Jalin Komunikasi dengan PWI se-Indonesia untuk Tuan Rumah HPN 2027-2028
MATARAM, SN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB mengirimkan kontingen untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan HPN 2026 di Banten.
Kehadiran delegasi dari NTB ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam memperkuat solidaritas insan pers nasional sekaligus berbagi pengalaman dengan rekan-rekan dari daerah lain.
Ketua PWI NTB Ikliluddin menegaskan, partisipasi dalam HPN bukan sekadar hadir dalam acara seremonial, melainkan bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat ekosistem pers yang sehat dan profesional.
"Kami membawa spirit dari NTB, di mana pers lokal terus berupaya menjaga kualitas jurnalisme di tengah dinamika media yang begitu cepat," ujarnya, Jumat Malam 8 Februari 2026.
Menurut Iklil, delegasi PWI NTB yang berjumlah kurang lebih 40 orang, direncanakan akan memanfaatkan momentum HPN tahun ini, untuk menjalin kerja sama dengan media-media di daerah lain.
Selanjutnya, juga belajar dari berbagai program inovatif yang dijalankan oleh PWI cabang di seluruh Indonesia.
"Yang utama, kami ingin menyuarakan agar Provinsi NTB bisa menjadi tuan rumah HPN 2027 atau 2028. Makanya, dalam setiap kesempatan semua delegasi melakukan lobi-lobi ke pengurus daerah PWI di Indonesia terkait kesiapan NTB menjadi tuan rumah HPN itu," jelas Iklil.
Lebih lanjut dikatakannya, adanya tema yang diusung tahun ini, diharapkan insan pers dari NTB dapat turut berkontribusi dalam membangun media yang mandiri secara ekonomi.
"Yang utama, HPN 2026 akan tetap menjadi barometer pers sehat dengan wajib menjaga prinsip independensi," tegas Iklil.
Diketahui, Hari Pers Nasional (HPN) 2026, diperingati setiap tanggal 9 Februari untuk mengenang lahirnya Surat Kabar Soerat Chabar Bahasa Melajoe pada 1855 yang menjadi cikal bakal pers nasional Indonesia.
Adapun puncaknya berlangsung Senin, 9 Februari 2026 mendatang di Provinsi Banten.
Sebagai tuan rumah, Provinsi Banten menyiapkan berbagai kegiatan yang melibatkan insan pers dari seluruh Indonesia.
Tahun ini, PWI mengusung tema "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat". Tema ini dipilih sebagai bentuk komitmen insan pers dalam memperkuat demokrasi dan ketahanan nasional di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.
*Presiden Hadir
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dalam acara puncak HPN 2026.
Kehadiran kepala negara ini menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap peran pers dalam pembangunan nasional.
Rangkaian kegiatan HPN 2026 dimulai sejak 6 Februari dan berlangsung hingga 9 Februari.
Beberapa agenda utama meliputi ekspedisi sejarah budaya, seminar anugerah jurnalistik Adinegoro, workshop fotografi jurnalistik, hingga peresmian Monumen Media Siber Indonesia di Kota Cilegon.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Museum Siber SMSI pada 7 Februari 2026 di Kota Serang. Museum ini akan menjadi museum media siber pertama di Indonesia.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang hadir dalam kick-off HPN beberapa waktu lalu menegaskan sinergi antara Polri dan insan pers sangat penting.
"Teman-teman pers harus menjadi sumber informasi terpercaya. Masyarakat membutuhkan keterbukaan informasi publik yang benar," ujarnya.
Panitia HPN 2026 juga memperkenalkan maskot resmi bernama "Si Juhan", seekor Badak Jawa yang menjadi fauna identitas Provinsi Banten.
Maskot ini merepresentasikan keteguhan dan kearifan lokal masyarakat Banten.
Dari berbagai daerah, ratusan delegasi PWI bergerak menuju Banten untuk mengikuti rangkaian acara HPN 2026. Momen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi insan pers se-Indonesia. (**).

Posting Komentar