Wabup Serahkan 24 Kursi Roda Kepada Penyandang Disabilitas
Lombok Tengah, SN – Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. H. M. Nursiah, S. Sos didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah, anggota Forkopimca, anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah dapil 2 Kopang-Janapria menyerahkan 24 kursi roda kepada penyandang disabilitas. Bantuan kursi roda diterima perwakilan Kepala Desa Wajageseng dan Kepala Desa Kopang Rembiga.
Camat Kopang L. Agus Mawardi SS, M. Eng seluruh kepala desa hadir disafari Ramadahan kecuali Kepala Desa Montong Gamang karena sedang Umroh.
Selanjutnya sebanyak 15 Desa akan melaksanakan pemilihan kepala desa dan 4 Desa Pemekaran. “insya allah kepala desa masih semangat meskipun dana desa berkurang” kata Camat.
Sementara itu Wakil Bupati Lombok Tengah Dr H.M. Nursiah, S.Sos, M.Si terkait dengan pengurangan dana desa merupakan kebijakan pemerintah pusat. “semua kena Gempa termasuk Kabupaten Lombok Tengah, kita kena pangkas 450 milyar” ungkapnya.
Hadir juga Ketua GOW yang merupakan istri dari Wakil Bupati Lombok Tengah. Seluruh Kepala OPD Lingkup Pemda Lombok Tengah.
Menurut Wabup, Safari ini dilakukan dalam rangka silaturahmi antara pemerintah daerah dengan kepala desa dan jajarannya se kecamatan Kopang. Selain itu juga kegiatab ini dilakukan untuk mendekatkanb diri antara pelayan masyarakat dalam hal ini OPD dengan masyarakat agar apa yang menjadi aspirasi masyarakat bisa disampaikan kepada kepala OPD terkait. "Selama ini masyarakat banyak mengeluhkan soal jalan, namun bukannya langsung ke OPD terkait melainkan langsung kepada pak Bupati dan saya, tetapi tidak apa apa, ini bentuk keterbukaan informasi" ungkapnya.
Terkait hal itu pemda terus berupaya memenuhi harapan masyarakat hanya saja keterbatasan dana terlebih lagi pengurangan anggaran sehingga lebih pada melihat skala prioritas. "Sementara ini kita pakai tambal sulam, mana yang rusak kita tambal" ujarnya.
Meski demikian pengerjaan lapen dan talud jalan juga terus dilakukan khususnya jalan jalan utama desa dan jalan penghubung. Urnuk pendidikan ada rehab 22 bangunan sekolah. "Tolong pak Korwil untuk sampaikan kepada kepala sekolah dan masyarakat, tolong kawal" ujarnya.
Dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan, pemerintah menaikkan status tipe B RSUD Praya adalah upaya untuk memperbaiki pelayanan kesehatan lebih baik. Untuk anggaran kesehatan merupakan kebijakan khusus untuk BPJS JKN. Tahun ink saja 109 milyar yang masuk dalam data kepesertaan.
Dengan mempertimbangkan lokasi atrategis, perekonomian dan keramaian maka ada wacana Puskesmas Kopang akan dijadikan RS Pratama tipe C, hanya saja untuk mewujudkan hal itu maka perlu didukung oleh anggaran dan kualitas sumberdaya tenaga kesehatan dengan cara memperbaiki sikap dan tindak tanduk perugas pelayanan kesehatan jangan sampai senyum saja terlihat seperti "Nyebeng", untuk itu harua dibenahi.
Untuk RSUD Praya Tipe B, pemda Lombok Tengah tinggal menunggu perda yang dijwtok DPRD untuk itu mohon kepada anggita dewan untuk mempercepat. "Tolong pak Tauhid dan pak Perdi yang hadir malam ini bisa lebih dipercepat" ungkapnya.
Setelah perda ditetapkan maka struktur organisasi akan berubah dimana RSUD dipimpin satu orang Direktur Utama dan dua orang Wakil Direktur. Kemudian 4 orang Kabag dan 4 orang Kabid. Selain itu oetugas kesehatan juga nanti bertambah dan memiliki dokter spesialis yang banyak. "Mulai sekarang petugas kesehatan harus benar benar diseletif dengan baik jangan sampai kenaikan tipe tidak dibarengi dengan kualitas layanan dari petugas kesehatan. " Terus perbaiki kualitas layanan mulai dari petugas kesehatan hingga sarana dan prasarananya" pinta Wabup.

Posting Komentar