Ribuan Pekerja Dapur MBG dan Petani Ancam Duduki Kantor Gubernur Jika MBG di Hentikan
Lombok Tengah, SN – Masyaralat NTB khususnya pekerja Dapur
MBG, calon pekerja yang belum runing dan petani nelayan mengancam menduduki kantor Gubernur NTB.
Mereka memprotes sikap BGN yang akan mengentikan MBG dan juga dapur yang belum
runing atau yang sudah memgakhiri masa persiapan. Kebijakan itu telah merugikan
mitra MBG sendiri.
Rapat seluruh mitra MBG kabupaten Lombok Tengah sudab
dilakukan disalah satu rumah makan di Praya kemarin.
Dalam rapat yang dipimpin Suparlan itu memutuskan akan
melakukan aksi besar besaran ke kantor Gubernur NTB senin lusa.
Dalam tuntutan mereka mendukung Presiden Prabowo Subianto
untuk melanjutkan program MBG. Selain itu mereka juga mendesak Presiden Prabowo
dan BGN untuk tetap mengakomodir dapur yang sudah keluar ID nya. “Kami mendesak
agar MBG ini tetap jalan termasuk juga mitra yang sudah membangun namun belum
memiliki SPPI maupun yang sudah memiliki SPPI” ujarnya.
Menurutnya para mitra MBG khususnya yang sudah keluar ID nya
sudah mengeluarkan dana yang sangat besar. Dana tersebut tidak mudah diperoleh.
Hampir seluruh mitra meminjam dana di Bank ataupun di orang lain. Jika ini
tidak dilanjutkan maka negara ini sudah zalim kepada rakyatnya. “kami hutang
kiri kanan, setelah selesai bangun lalu distop, ini kan merugikan kita” ungkap mitra.
Untuk itu demi keberlangsungan program ini, maka seluruh mitra
MBG sepekat untuk mendukung penuh bapak Presiden untuk melanjutkan Peogram MBG
ini.
“Kami juga dukung penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan
moral di internal BGN” ungkap Amril salah satu mitra.
Selain melalui presure masa, para mitra juga berharap
dukungan secara politis melalui anggota DPR RI dapil NTB agar turut membantu
meringankan beban para mitra mitra di Lombok Tengah khususnya. “Dukungan
politis juga kami harapkan, bapak bapak dewan kita di DPR RI juga harus turun
tangan membantu rakyatnya, bila perlu moraturium dihentikan” kata Agus ealah satu Mitra.
Para mitra berharap agar apa yang menjadi tuntutan dan hatapan
masyarakat NTB khususnya mitra agar dipertimbangkan dan ditindak lanjuti.

Posting Komentar