Ilegal Loging Marak Karena Masyarakat Tak Diberdayakan

Mataram, sasambonews.com- Ilegal loging di NTB masih cukup tinggi. Tingginya kasus illegal loging disebabkan kurangnya perhatian kepada masyarakat lingkar hutan.
Hazmi Hamzah
Untuk itu Komisi II DPRD NTB meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) berdayakan warga lingkar hutan untuk mencegah terjadinya ilegal loging.
"Bagaimana tidak marak, warga lokal kurang diberdayakan," ujar Anggota Komisi II DPRD NTB, TGH Hazmi Hamzah  Minggu.

Selain memberdayakan warga setempat, dinas juga diminta memperhatikan keberadaan pemuda yang tinggal di lingkar hutan. Jika masyarakat disana beraktifitas bertani, maka berikan pembinaan. "Justru kalau sudah dibina, diakomodir. Mereka yang akan jaga hutan itu. Tanpa disuruh pun pasti mereka akan memperhatikan lingkungannya," tegas Hazmi Hamzar.

Politisi PPP itu mengaku, selama ini dinas terkait tidak pernah melakukan pola tersebut, sehingga tidak heran kalau setiap bulan kayu yang ada di hutan menyusut. "Itu buktinya, penggudulan hutan di Bima dan Dompu dengan menanamkan jagung. Dihantam banjir, kan nambah beban pemerintah jadinya. Makanya harus ada keterlibatan warga di sekitar hutan," katanya.

Ia menuturkan, kalau pemerintah daerah hanya mengandalkan polisi hutan, sangat tidak mungkin mampu menjaga dan mengawasi luasnya hutan di NTB. "Jumlah polisi hutan kita dibanding , dengan luas hutan yang ada masih sangat sedikit. Coba angkat pemuda dari kalangan tokoh setempat supaya sama-sama merasa memiliki hutan tersebut, dengan demikian saya yakin tidak akan ada ilegal loging lagi," ucapnya. 01



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ilegal Loging Marak Karena Masyarakat Tak Diberdayakan"

Post a Comment