Lalu Pathul Bahri: Budaya Adalah Penggerak Utama Pariwisata Lombok Tengah
LOMBOK TENGAH, SN – Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.Ip., M.AP., secara resmi membuka gelaran Karnaval Budaya dalam rangka menyambut festival pesona Bau Nyale di Pantai Kuta, Lombok Tengah, Jumat (6/2). Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa transformasi lokasi acara ke kawasan sekitar Hotel Raja dan Sirkuit Mandalika merupakan upaya strategis pemerintah daerah untuk terus menghidupkan nilai-nilai tradisi di tengah modernisasi kawasan ekonomi khusus. Langkah ini diambil sebagai bentuk kecintaan pemerintah untuk memastikan budaya lokal tetap lestari dan mampu menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Bupati Pathul Bahri juga menyoroti pentingnya penyelesaian berbagai tantangan infrastruktur dan koordinasi antarinstansi, termasuk dengan pihak Angkasa Pura dan ITDC, demi kepentingan masyarakat jangka panjang. Beliau menegaskan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berkomitmen penuh untuk mem-back up data dan sistem yang ada agar pengembangan pariwisata berbasis budaya memiliki fondasi yang kuat. "Budaya akan mampu menggerakkan pariwisata. Jika tidak kita selesaikan hari ini, generasi berikutnya akan menemukan kesusahan," tegasnya di hadapan para tokoh masyarakat dan pejabat daerah yang hadir.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai filosofi Putri Mandalika sebagai simbol keadilan dan persatuan (Ukhuwah Bashariyah). Pengorbanan Putri Mandalika yang menceburkan diri ke laut demi menghindari perpecahan menjadi pengingat bagi warga Lombok Tengah untuk selalu menghormati keberagaman tanpa membedakan suku, agama, dan ras. Menutup sambutannya, Bupati mengundang seluruh keluarga besar Lombok Tengah untuk turut memeriahkan malam puncak perayaan di Seger yang akan menghadirkan artis ibu kota sebagai bentuk hiburan bagi rakyat sekaligus penghormatan terhadap tradisi leluhur.

Posting Komentar